MediaMerdeka.com – Perum Bulog mengonfirmasi kualitas beras yang didistribusikan kepada masyarakat sekitar tetap aman, sehat, dan memenuhi standar mutu hingga ke penjuru timur Indonesia. Komitmen tersebut ditegaskan Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal aparat TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, saat menjalankan peninjauan langsung terhadap stok dan kualitas beras di Kompleks Pergudangan Bulog Argapura, Jayapura, Papua.
Dalam kunjungan tersebut, Direktur Utama meninjau secara langsung proses pengendalian mutu beras yang dilakukan oleh Bulog, mengawali dari pemeriksaan fisik, pengujian kadar air, penimbangan ulang, hingga pengujian persentase butir patah (broken) memakai peralatan laboratorium. Proses tersebut merupakan untukan dari standar pengawasan mutu yang diterapkan Bulog demi mengonfirmasi setiap beras yang disalurkan kepada masyarakat sekitar berada dalam kondisi terbaik.
Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal aparat TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa Bulog tidak cuma bertanggung jawab menjaga ketersediaan stok pangan nasional, namun juga mengonfirmasi kualitas beras tetap terjaga sejak diterima di gudang hingga sampai ke tangan masyarakat sekitar.
“Masyarakat tidak perlu bimbang dan ragu. Bulog mengonfirmasi beras yang disalurkan berada dalam kondisi baik, sehat, higienis, dan berkualitas. Kami tidak cuma menjaga ketersediaan stok, namun juga mengonfirmasi mutu beras tetap terpelihara melalui proses pengawasan yang ketat berakibat masyarakat sekitar di seluruh Indonesia, termasuk di Papua, memperoleh beras terbaik,” ujar Rizal.
Selain mengonfirmasi kualitas beras, Direktur Utama juga meninjau kesiapan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Papua. Saat ini, stok beras di seluruh wilayah Papua mencapai sekitar 17 ribu ton yang tersebar di berbagai gudang Bulog. Ke depan, Bulog menargetkan penguatan stok hingga sekitar 50 ribu ton atau meningkat hampir tiga kali lipat guna mengantisipasi kebutuhan masyarakat sekitar dan mendukung pelaksanaan berbagai program pihak pemerintah, termasuk penyaluran bantuan pangan.
Pasokan beras ke Papua diperkuat melalui mekanisme mobilisasi stok dari daerah sentra produksi nasional, bagaikan Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Langkah tersebut dilakukan demi mengonfirmasi ketersediaan beras tetap aman serta distribusi berjalan lancar ke berbagai wilayah di Papua.
Direktur Utama mengimbuhkan bahwa sesuai arahan Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian, Bulog akan terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan stok dan distribusi pangan yang profesional serta berorientasi pada pelayanan masyarakat sekitar.
“Sesuai arahan Bapak Presiden dan Bapak Menteri Pertanian, Bulog wajib menjadi pelayan terbaik untuk masyarakat sekitar di bidang logistik pangan. Karena itu kami berkomitmen menjaga kualitas layanan serta mengonfirmasi penyaluran beras dan komoditas pangan lainnya dilakukan secara profesional, tepat waktu, dan bersama kualitas terbaik agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar hingga ke penjuru timur Indonesia,” tutup Rizal.
Melalui penguatan pengawasan mutu, peningkatan stok, serta distribusi yang berkelanjutan, Perum Bulog terus mempertegas perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Bulog berkomitmen mengonfirmasi setiap masyarakat sekitar Indonesia memperoleh akses terhadap pangan yang aman, berkualitas, dan tersedia secara merata dari Sabang hingga Merauke. ***
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

