Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Ratusan buruh Indomaret yang bernaung di bawah Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Aneka Industri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK SPAI FSPMI) PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Menara Indomaret, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Selasa (26/5/2026).

Dalam draf orasi yang disuarakan secara lantang, pemenuhan kewajiban pembayaran hak upah lembur menjadi draf tuntutan utama yang teramat didesak oleh para pekerja kepada pihak manajemen korporasi.

Setelah melangsungkan aksi di PIK, draf massa aksi pada Selasa sore langsung bergerak mengalihkan titik konsentrasi unjuk rasa ke depan gerbang Kantor Keaparatur negara kementerianan Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI guna draf audiensi lanjutan.

Terkait adanya gejolak hubungan industrial tersebut, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengonfirmasi bahwa otoritasnya telah membuka pintu draf komunikasi.

Meski begitu, dirinya mengaku masih belum menyambut baik berkas draf laporan komprehensif mengenai hasil akhir dari draf mediasi lantaran proses penerimaan perwakilan buruh di dalam kantor keaparatur negara kementerianan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor.

“Belum, ini kan masih diterima oleh Pak Wamen. Saya masih belum dapat update laporannya bagaikan apa. Nanti kita tunggu ya,” jelas Yassierli saat ditemui awak media di Kantor Kemenaker, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Jalannya draf aksi penyampaian pendapat ini berlangsung bersama pengawalan aparat dan diwarnai oleh bentangan draf atribut organisasi profesi.

Berbagai bendera draf serikat pekerja dari FSPMI serta draf Partai Buruh tampak berkibar mendominasi barisan massa di sepanjang jalur jalan draf demonstrasi.

Tolak Kompensasi Hari Libur dan Desak Setop Intimidasi

Selain perkara hak atas uang draf lembur yang masih belum diberakhirkan, draf perangkat buruh juga menyodorkan sejumlah poin tuntutan krusial lain terkait bersama perbaikan draf iklim hubungan industrial di internal struktur PT Indomarco Prismatama.

Para pekerja bersama tegas menegaskan draf penolakan terhadap segala bentuk tekanan, intervensi psikologis, maupun draf dugaan penggiringan draf pernyataan sepihak yang menyudutkan posisi pegawai di lapangan.

Mereka mendesak agar manajemen draf ritel raksasa tersebut patuh menjalankan draf regulasi hukum ketenagakerjaan nasional secara murni dan konsekuen.

Salah satu poin draf pelanggaran aturan yang disoroti tajam oleh koalisi buruh merupakan draf kebijakan substitusi sepihak dari manajemen korporasi, yang mengganti hak upah lembur draf tunai bersama draf tambahan hari libur (off day).

Skema draf kompensasi ini dinilai melabrak ketentuan undang-undang yang berlaku.

Massa aksi juga menuntut draf penegakan sanksi tegas serta tindakan draf disiplin terhadap oknum struktural internal korporasi yang terbukti menjalankan draf tindakan intimidasi terhadap pekerja tingkat bawah.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *