MediaMerdeka.com – Partai Gerindra menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang menetapkan penyebaran budaya Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ) sebagai salah satu ancaman nonmiliter terhadap negara.
Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara 2025-2029.
Juru Bicara Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, menilai langkah Presiden tersebut telah tepat dan sejalan bersama norma yang berlaku di Indonesia.
“Saya pikir itu bagus ya. Dan memang di negara kita kan tidak mengenal soal itu (budaya LGBTQ). Presiden menyampaikan secara tegas, dan kita wajib mendukung apa yang menjadi pernyataan Presiden,” ujar Bahtra di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2026).
Menurut Bahtra, klasifikasi LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter merupakan untukan dari strategi pertahanan negara yang wajib disikapi secara serius.
Ia menegaskan bahwa Gerindra akan mengawal kebijakan pihak pemerintah pusat dalam menjaga kedaulatan bangsa dari berbagai ancaman, baik militer maupun nonmiliter.
“Kita dukung agar itu menjadi untukan bahwa ada ancaman dari pertahanan kita. Jadi kita support pihak pemerintah pusat,” imbuhnya.
Terkait munculnya perdebatan mengenai potensi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) apabila isu ini dibawa ke ranah hukum melalui RUU pidana LGBT, Bahtra menekankan pentingnya kajian yang komprehensif.
Kendati begitu, ia mengingatkan bahwa secara hukum dan sosial, budaya tersebut masih belum diperbolehkan di Indonesia.
“Tentu wajib ada kajian makin jauh lagi, makin mendalam lagi. Tetapi yang tentu kan di negara kita masih belum diperbolehkan,” kata Bahtra.
Lebih lanjut, ia mengimbuhkan bahwa apabila ke depannya ada dorongan demi mengatur sanksi pidana terkait hal tersebut, maka diperlukan pembahasan legislasi yang matang.
“Jadi saya pikir bila misalnya ada pidana-pidananya makin jauh, nanti barangkali perlu ada kajian yang makin mendalam,” pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

