MediaMerdeka.com – Harga sejumlah komoditas pangan nasional di pasar tradisional masih memperlihatkan pergerakan yang beragam pada Selasa (21/7/2026). Berdasarkan data Panel Harga Pangan Bank Indonesia (BI), cabai rawit merah masih menjadi komoditas bersama harga tertinggi, sementara beras kualitas medium, telur ayam ras, hingga gula pasir merasakan kenaikan tipis.
Mengacu pada data yang diakses melalui Panel Harga Pangan BI pukul 11.00 WIB, rata-rata harga cabai rawit merah tercatat sebesar Rp52.150 per kilogram. Meski masih berada di atas level Rp52 ribu per kilogram, harga komoditas tersebut sebenarnya telah turun 10,7 persen atau sekitar Rp6.255 dibandingkan periode semasih belumnya.
Pergerakan harga cabai lainnya cenderung bervariasi. Cabai merah besar naik 0,52 persen menjadi Rp48.600 per kilogram, sementara itu cabai merah keriting turun 5,01 persen menjadi Rp45.500 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau terkoreksi 5,6 persen menjadi Rp48.850 per kilogram.
Di kelompok beras, mayoritas jenis mencatat kenaikan meski relatif tipis. Beras kualitas bawah I naik menjadi Rp14.700 per kilogram, sementara itu kualitas bawah II tetap bertahan di Rp14.550 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada beras kualitas medium. Beras medium I naik menjadi Rp16.400 per kilogram, sementara medium II meningkat menjadi Rp16.200 per kilogram. Untuk beras kualitas super, harga super I mencapai Rp17.750 per kilogram, sementara itu super II naik menjadi Rp17.200 per kilogram.
Pada kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar naik tipis menjadi Rp38.350 per kilogram. Berbeda bersama itu, harga daging sapi kualitas I turun menjadi Rp148.700 per kilogram, sementara itu daging sapi kualitas II justru naik menjadi Rp142.250 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar juga merasakan kenaikan tipis sebesar Rp100 menjadi Rp29.100 per kilogram, menambah daftar komoditas pangan yang merasakan penguatan harga pada pada hari ini.
Sementara itu, harga bumbu dapur bergerak melemah. Bawang merah ukuran sedang turun menjadi Rp43.350 per kilogram, sementara itu bawang putih ukuran sedang turun menjadi Rp44.000 per kilogram.
Pada kelompok gula, harga gula pasir premium naik menjadi Rp20.600 per kilogram, sementara itu gula pasir lokal meningkat menjadi Rp19.200 per kilogram.
Di sisi lain, harga minyak goreng memperlihatkan arah yang berbeda. Minyak goreng curah turun tipis menjadi Rp20.450 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan bermerek I naik menjadi Rp24.400 per kilogram.
Secara umum, data Panel Harga Pangan BI memperlihatkan harga pangan nasional masih berada dalam fase fluktuatif. Sejumlah komoditas strategis bagaikan cabai, beras, telur, dan gula masih merasakan kenaikan, meski sejumlah komoditas lain bagaikan bawang, minyak goreng curah, serta seuntukan jenis cabai mengawali mencatat penurunan harga.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

