Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Media sosial tengah diramaikan  perbincangan hangat mengenai sosok Mufli Budi Ananda. Nama pria yang dikenal luas sebagai asisten pribadi seleb pendukung Prabowo-Gibran, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, tersebut mendadak mencuat ke permukaan setelah beredar kabar, ditunjuk demi menduduki posisi penting sebagai Komisaris di PT Krakatau Posco.

Sorotan publik ini secara otomatis mengarah pada rekam jejak dan profil dari PT Krakatau Posco itu sendiri. Korporasi tersebut merupakan sebuah korporasi patungan strategis (joint venture) berskala besar yang mempertemukan raksasa baja milik negara, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, bersama produsen baja terkemuka asal Korea Selatan, POSCO .

PT Krakatau Posco memegang peranan krusial sebagai pelopor pabrik baja terpadu pertama di kawasan Asia Tenggara yang mengadopsi sistem teknologi Blast Furnace (tanur tiup).

Didirikan mula-mula pada tahun 2010 dan mengawali fase produksi komersialnya pada tahun 2014, fasilitas operasional utama korporasi ini berpusat di Cilegon, Banten .

Perusahaan patungan ini memiliki daya output yang luar biasa, bersama kapasitas produksi yang mampu menyentuh angka 3 juta ton baja per tahun . Manajemen bahkan telah menyiapkan cetak biru ekspansi makin lanjut demi meningkatkan volume pabrikasi secara berkala .

Fokus komoditas yang dihasilkan meliputi:

Sejarah Restrukturisasi dan Peta Kepemilikan Saham 50:50

Guna memperkuat struktur keuangan dan operasional korporasi patungan ini, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sempat mengeksekusi transaksi material berupa suntikan modal bernilai fantastis mencapai 265 juta dolar AS atau setara Rp 3,78 triliun pada tahun 2022 .

Langkah korporasi tersebut diwujudkan melalui bentuk pengalihan aktiva tetap , yang mencakup lima bidang tanah strategis serta unit pabrik Hot Strip Mill (HSM) 2 .

Melalui skema transaksi inbreng yang diresmikan pada 28 November 2022 , emiten baja bersama kode saham KRAS tersebut secara sah mengerek porsi kepemilikan sahamnya di Krakatau Posco , dari yang semula cuma 30 persen melesat menjadi 50 persen.

Direktur Utama Krakatau Steel saat itu, Silmy Karim, menerangkan bahwa penambahan porsi saham ini ditujukan demi melahirkan sinergi hulu-hilir yang solid antara keunggulan lokal KRAS dan kekuatan teknologi global milik Posco Korea .

Pasca-penandatanganan akta tersebut, struktur peta kepemilikan modal di PT Krakatau Posco teruntuk secara berimbang :

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (Indonesia): 50%
POSCO (Korea Selatan): 50%

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *