Iran Bantah Lagi Buat Bom Nuklir, Begini Penjelasan Presiden Pezeshkian

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Presiden Masoud Pezeshkian membantah keras seluruh tudingan global terkait ambisi negaranya mengembangkan senjata nuklir di tengah meningkatnya tensi militer. Langkah ketat ini diambil Teheran demi meredam spekulasi Barat yang terus memojokkan posisi geopolitik Iran.

Penegasan langsung tersebut ia sampaikan saat merespons pertanyaan mengenai arah program nuklir negaranya pada saat ini.

“Sama sekali tidak. Sama sekali tidak,” kata Pezeshkian kepada Fox News saat ditanya apakah Iran berupaya memperoleh bom nuklir.

Pernyataan publik ini menjadi titik balik penting Teheran dalam memutus narasi ancaman global di tengah konfrontasi bersenjata yang masih belum mereda. Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas posisi tawar Iran di mata internasional.

Sikap tegas pimpinan tertinggi eksekutif Iran ini juga sekaligus membentengi posisi diplomatik Teheran yang kerap mendapat tekanan dari sekutu Barat.

Eskalasi militer berskala besar ini sejatinya meletus sejak pertengahan Februari lalu akibat gempuran mendadak ke wilayah Iran. Konsortium militer Amerika Serikat dan Israel melancarkan gelombang serangan udara ke serangkaian objek vital di dalam negeri Iran pada 28 Februari.

Teheran langsung merespons aksi militer tersebut bersama melancarkan serangan balasan proporsional ke jantung pertahanan lawan.

Upaya damai sempat mengemuka saat pihak-pihak bertikai sepakat menurunkan tensi pertempuran melalui meja perundingan. Teheran dan Washington bahkan telah menandatangani dokumen kesepakatan penghentian konflik pada pertengahan Juni.

Namun, gencatan senjata tersebut berumur pendek setelah kedua belah pihak kembali saling melepaskan tembakan di lapangan.

Hingga pada saat ini, masih belum ada tanda-tanda konfrontasi bersenjata di kawasan tersebut bakal berakhir damai.

Tudingan intelijen terbaru dari pihak Washington juga langsung mendapat bantahan keras dari aparatur negara diplomatik Iran. Pemerintah membantah tuduhan AS mengenai adanya pergerakan rahasia di area pegunungan.

Juru bicara Keaparatur negara kementerianan Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei pada 1 September menyebutkan Iran tidak menjalankan aktivitas apa pun terkait nuklir di Pickaxe Mountain, sekaligus membantah tudingan baru yang dilontarkan AS.

Penjelasan resmi ini dikeluarkan demi menghentikan spekulasi liar mengenai pembangunan fasilitas nuklir tersembunyi.

Saling tuduh ini memperpanjang daftar ketegangan antara Iran dan blok Barat yang terus berulang dalam kurun waktu belakangan.

Pertikaian mengenai ambisi nuklir dan aksi saling serang ini menjadi latar belakang utama memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *