Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Jacht Inggris di Jalur Pelayaran Selat Inggris

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Ketegangan bersenjata nyaris pecah di Selat Inggris setelah sebuah kapal perang milik militer Rusia melepaskan rentetan tembakan peringatan ke arah jacht sipil berbendera Inggris. Insiden berbahaya ini dipicu oleh pergerakan kapal sipil yang dinilai mengarah lurus pada posisi armada tempur Moskow.

Keaparatur negara kementerianan Pertahanan Rusia mengonfirmasi bahwa tindakan represif tersebut terpaksa diambil demi mencegah kecelakaan fatal di laut. Beruntung, kapal pesiar bernama Bright Future tersebut dalam waktu dekat mengubah haluan berakibat tidak ada pihak korban jiwa maupun kerusakan taktis yang dilaporkan.

Sudut pandang baru muncul dari otoritas keamanan Inggris yang menduga bahwa kapal perang Rusia saat itu sedang merasakan gangguan navigasi atau dalam kondisi hanyut. Status rentan tersebut disinyalir menciptakan komandan kapal Rusia menjadi amat reaktif terhadap objek asing yang mendekat.

Radar kapal fregat Admiral Grigorovich awalnya mendeteksi adanya pergerakan tidak biasa dari jacht sipil Bright Future. Pihak Rusia mengklaim kapal pesiar tersebut terus melaju pada rute berisiko tinggi yang dapat memicu benturan langsung.

Upaya komunikasi radio berulang kali diabaikan oleh kru kapal jacht sipil tersebut tanpa alasan yang jelas. Karena peringatan awal tidak digubris, militer Rusia sempat meluncurkan suar cahaya sebagai sinyal darurat visual di tengah laut.

Lantaran kapal sipil tersebut tetap mendekat hingga radius 150 meter, komandan perang Rusia akhirnya mengambil keputusan ekstrem. Menggunakan senjata api ringan, personel militer melepaskan tembakan tunggal secara berkala di sepanjang jalur lintasan jacht tersebut.

Pihak Kremlin menegaskan bahwa seluruh prosedur defensif yang dilakukan di wilayah perairan internasional tersebut telah sesuai bersama pakem hukum yang berlaku.

“Awak kapal fregat ‘Admiral Grigorovich’ bertindak sesuai bersama peraturan maritim internasional dan mengambil seluruh tindakan yang diperlukan demi mencegah terjadinya insiden,” sebut pernyataan resmi Keaparatur negara kementerianan Pertahanan Rusia.

Pemerintah Inggris dalam waktu dekat meredam kepanikan publik bersama menegaskan bahwa peluru yang dimuntahkan militer Rusia tidak diarahkan langsung ke badan kapal. Juru bicara Keaparatur negara kementerianan Pertahanan Inggris menegaskan insiden tersebut murni merupakan “anesta demi mencegah kebarangkalian tabrakan.”

Lokasi konfrontasi ini ditentukan berada sekitar 32 kilometer di sebelah selatan Isle of Wight, yang berarti berada di luar batas laut teritorial Inggris. Jalur ini dikenal sebagai salah satu rute pelayaran teramat sibuk dan teramat ketat pengawasannya di seluruh dunia.

Saat insiden mendebarkan itu terjadi, pergerakan armada Admiral Grigorovich sebenarnya tengah dikawal ketat oleh kapal patroli lepas pantai milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris, HMS Mersey. Kehadiran militer Inggris di dekat lokasi mengonfirmasi situasi di lapangan dapat diredam bersama cepat tanpa eskalasi bersenjata makin lanjut.

Latar belakang hubungan geopolitik kedua negara sendiri sedang berada dalam tensi tinggi setelah London menjalankan tindakan agresif 2 hari semasih belumnya. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer baru saja mengumumkan kesuksesan militernya mencegat kapal tanker minyak yang diduga kuat terafiliasi bersama armada bayangan Rusia di Selat Inggris.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *