Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 T untuk 2027, Difokuskan Bayar Gaji-Beli Kendaraan Listrik

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Wakapolri Komjen Pol, Dedi Prasetyo, memaparkan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Polri tahun 2027 dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (17/6/2026).

Dalam rapat tersebut, Polri membeberkan adanya celah anggaran (gap) yang signifikan antara pagu indikatif yang ditetapkan bersama kebutuhan ideal operasional kepihak kepolisianan.

Dedi menyampaikan, bahwa pagu indikatif Polri demi tahun anggaran 2027 ditetapkan sebesar Rp118 triliun.

Angka ini merasakan penurunan sebesar Rp28 triliun atau 19,2 persen apabila dibandingkan bersama alokasi anggaran tahun 2026 yang mencapai Rp146 triliun.

“Pagu indikatif Rp118 triliun tersebut baru memenuhi sekitar 66 persen dari kebutuhan ideal anggaran Polri tahun 2027. Setelah dilakukan rasionalisasi terkait kenaikan harga BBM dan kurs dolar AS, kebutuhan ideal Polri sebenarnya mencapai Rp184 triliun. Artinya, masih terdapat kekurangan sebesar Rp66,1 triliun,” ujar Wakapolri di hadapan anggota Komisi III DPR.

Wakapolri menyerahkan peringatan serius terkait penurunan alokasi belanja barang operasional.

Ia membeberkan, bahwa pada tahun anggaran 2026, alokasi Bahan Bakar Minyak (BMP) rutin diperkirakan cuma cukup demi mendukung tugas operasional hingga bulan Juni.

Kondisi makin memprihatinkan terjadi pada sektor energi.

“Alokasi anggaran listrik demi tahun 2026 diperkirakan cuma mampu mendukung sampai bulan Maret. Jika ketidakcukupan ini berlanjut pada 2027, maka akan menjadi kendala serius untuk pelayanan kepihak kepolisianan kepada masyarakat sekitar,” tegasnya.

Untuk menutupi kekurangan sebesar Rp66,1 triliun, Polri telah mengajukan usulan tambahan anggaran kepada Keaparatur negara kementerianan Keuangan dan Bappenas. Tambahan tersebut akan dialokasikan pada tiga pos utama:

Meski menyikapi tantangan anggaran, Komjen Dedi menegaskan bahwa tema RKA Polri 2027 merupakan mendukung akselerasi pertumbuhan berkualitas melalui produktivitas dan investasi.

Polri menurutnya, berkomitmen meningkatkan kualitas SDM yang adaptif dan memperkuat teknologi kepihak kepolisianan modern.

“Kami terus berupaya meningkatkan infrastruktur teknologi bersama memanfaatkan Big Data dan Artificial Intelligence (AI) guna mendukung pelaksanaan tugas serta meningkatkan transparansi penanganan perkara,” lanjutnya.

Selain itu, anggaran 2027 dirancang demi mendukung program Asta Cita, penanganan kejahatan transnasional bagaikan TPPO dan narkoba, serta mengonfirmasi stabilitas keamanan sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami menginginkan kebutuhan anggaran Polri dapat dicukupi agar sasaran prioritas yang telah ditetapkan demi tahun 2027 dapat terlaksana secara optimal demi menjaga kamtibmas yang kondusif,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *