Muncul Nama Ajaib di Balik Rotasi Pejabat Pajak Era Purbaya, Siapa Dia?

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Perombakan aparatur negara di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada era Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuai persoalan. Sejumlah nama ajaib disebut masuk dalam daftar rotasi meski tidak mengikuti proses assessment, talent management, maupun ujian yang menjadi untukan dari mekanisme penempatan aparatur negara.

Lantas siapa dia?

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto membeberkan, temuan tersebut menciptakan dirinya bersama Direktur Jenderal Bea dan Cukai mengimbau proses rotasi ditunda, bahkan dibatalkan.

“Itu kan usulan kita, rotasi. Cuman memang ada sejumlah yang nama-nama ajaib yang tidak ikut proses assessment, talent management, lalu itu yang menciptakan saya dan Dirjen Bea Cukai mengimbau demi ditunda dahulu, dibatalkan,” kata Bimo saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Rabu (16/9/2026).

Bimo menilai masuknya nama yang tidak melalui tahapan tersebut berpotensi menimbulkan persoalan di internal birokrasi. Pasalnya, terdapat pegawai lain yang wajib menjalani serangkaian assessment, ujian, hingga talent management semasih belum masuk dalam proses rotasi.

Menurut dia, kondisi tersebut dapat menyerahkan sinyal buruk untuk pegawai yang telah mengikuti seluruh tahapan yang dipersyaratkan.

“Kemudian itu yang menciptakan saya dan Dirjen Bea Cukai mengimbau demi ditunda dahulu, dibatalkan, lantaran sinyalnya nggak bagus untuk pasukan yang lain, yang ikut susah payah ikut assessment, ikut ujian, ikut talent management,” tegas Bimo.

Untuk sementara, aparatur negara yang terindikasi masuk dalam daftar rotasi tanpa mengikuti proses tersebut akan dicoret dari daftar perombakan. Mereka akan dikembalikan ke posisi semasih belumnya hingga ada keputusan makin lanjut.

Persoalan tersebut kini berada di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Suahasil Nazara yang menggantikan Purbaya. Bimo menyebutkan Suahasil telah menegaskan komitmennya demi memperkuat penerapan talent management dan reformasi birokrasi.

“Iya, Pak Suahasil menegaskan komitmennya demi melaksanakan talent management, melaksanakan birokrasi reform bersama sebaik-baiknya,” ujar Bimo.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *