Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak dapat cuma dimaknai sebagai pemangkasan belanja.

Menurut Suahasil, efisiensi justru wajib mengonfirmasi setiap anggaran yang dibelanjakan pihak pemerintah mampu menghasilkan output maksimal dan menyerahkan manfaat untuk masyarakat sekitar.

“Efisiensi itu merupakan untukan dari gerak APBN. Jadi APBN itu ada penerimaan, ada belanja, dan ada pembiayaan. Di untukan belanja tentu kita senantiasa berusaha mencari belanja yang makin efisien tapi menghasilkan output yang lalu sesuai bersama apa yang telah direncanakan,” ujar Suahasil usai dilantik sebagai Menteri Keuangan di Istana Kekepala negaraan, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Ia menerangkan, pihak pemerintah akan terus mencari ruang demi menciptakan belanja negara makin efisien. Namun, upaya tersebut tetap wajib memperhatikan target dan hasil yang telah direncanakan dalam APBN.

“Jadi efisiensi itu bukan cuma sekedar potong belanja, efisiensi itu merupakan memakai belanja yang ada demi menghasilkan output yang maksimal, yang output yang lalu bermanfaat untuk masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Suahasil juga akan mengonfirmasi APBN tetap kredibel serta mampu mendukung program-program prioritas pihak pemerintah. Seperti, defisit APBN akan tetap dijaga di bawah 3 persen.

“Jadi saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya, dan juga akan mengonfirmasi bahwa apa yang dilakukan oleh APBN merupakan mendukung program prioritas pihak pemerintah,” bebernya. 

Jaga APBN Sehat 

Suahasil mengaku memperoleh mandat dari Prabowo demi menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar sehat dan tidak merasakan defisit.

“Arahan khusus dari Bapak Presiden merupakan demi menjaga keuangan negara. Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” katanya.

Suahasil menerangkan, APBN di mata Presiden wajib dapat sebagai motor program-program pihak pemerintah. Maka itu, dia memperoleh tugas agar APBN Sehat dan tak perlu mencari utang demi menjalankan program prioritas.

“Jadi APBN sebagai untukan dari keuangan negara wajib dapat menjalankan program-program prioritas pihak pemerintah, lantaran itu APBN-nya itu wajib sehat,” ucapnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *