Ombudsman Soroti Keamanan Lapas Cibinong Saat Rapat di DPR: Blok Tahanan Tak Dipasang Kawat Berduri

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Ombudsman RI membeberkan celah kerawanan aspek keamanan di Lembaga Pemasyarakat sekitaran (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan Anggota Ombudsman RI, Syafrida Rachmawati Rasahan, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Syafrida menyoroti fasilitas pengamanan fisik di Lapas Cibinong yang dinilai minim dan tidak standar dibandingkan bersama lapas maupun rumah tahanan (rutan) pada umumnya.

Salah satu temuan utama yang ia tekankan merupakan ketiadaan pengaman kawat berduri pada tembok blok tahanan.

“Ya, jadi yang teramat penting kami sorot merupakan keamanan. Dan lalu itu yang tempat berdiri dua orang eh Ibu Uswatun itu, itu dapat terhubung ke gedung eh apa ke blok tahanan,” ujar Syafrida dalam rapat.

“Jadi blok tahanan itu tidak punya kawat berduri sebagaimana Lapas yang ada atau Rutan yang ada di tempat lain. Untuk di Cibinong ini tidak dipasang, Pak,” lanjutnya.

Selain masalah kawat berduri, Syafrida juga membeberkan kondisi pagar lapas yang rusak dan terlepas, berakibat meningkatkan risiko potensi gangguan keamanan.

“Jadi pagarnya juga lepas, jadi ini yang kita khawatirkan, kami teramat menyorot ini, di selain tadi ditemukannya bangunan-bangunan yang perdemiannya masih eh perlu didalami dan diinvestigasi oleh Kemenkumham (Kemenimipas), dan perlu disampaikan kepada eh kami dan kepada publik serta eh DPR,” tegas Syafrida.

Atas temuan tersebut, Ombudsman mengimbau Keaparatur negara kementerianan Imigrasi dan Pemasyarakat sekitaran (Kemen Imipas) demi dalam waktu dekat menjalankan pendalaman dan investigasi secara transparan terkait tata kelola serta perdemian bangunan di dalam area Lapas Cibinong.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *