Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Pemerintah resmi memperpanjang kebijakan work from home (WFH) demi para aparatur sipil negara (ASN) dan swasta selama dua bulan ke depan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan bila perpanjangan kebijakan WFH ini dilakukan lantaran situasi perang Amerika Serikat vs Iran tak kunjung berakhir.

“Dalam situasi bagaikan kini di mana perang masih belum berakhir, maka juga akan dilanjutkan work from home demi dua bulan ke depan,” katanya di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Menko Perekonomian juga mengumumkan adanya paket stimulus demi mendukung pertumbuhan ekonomi buntut perang Timur Tengah tak kunjung usai.

Airlangga menyebut insentif ini ditujukan agar mendorong pertumbuhan ekonomi di triwulan kedua 2026.

“Selain itu juga ada sejumlah insentif yang sedang dipersiapkan oleh pihak pemerintah demi mendorong agar ekonomi di kuartal kedua dapat bergerak,” jelasnya.

Semasih belumnya, pihak pemerintah resmi memberlakukan kebijakan WFH untuk ASN setiap hari Jumat mengawali 1 April 2026. Imbauan serupa juga diberikan kepada sektor swasta.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kebijakan ini akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan. 

Namun, sejumlah sektor dikecualikan dari aturan tersebut, termasuk layanan publik bagaikan kesehatan, keamanan, dan kebersihan, serta sektor strategis bagaikan energi, transportasi, logistik, dan keuangan.

Sementara itu, kegiatan belajar-mengajar demi pendidikan dasar hingga menengah tetap dilakukan secara tatap muka, sementara itu perguruan tinggi akan menyesuaikan bersama kebijakan masing-masing institusi.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *