MediaMerdeka.com – Media sosial dihebohkan bersama kabar asisten Raffi Ahmad, Mufli Budi Ananda, ditunjuk sebagai Komisaris PT Krakatau Posco. Kabar ini ramai dibahas sejak Sabtu, 27 Juni 2026.
Ramainya pembahasan di media sosial menciptakan pencarian terkait sosok Mufli Budi Ananda terus meningkat.
Tidak sedikit masyarakat sekitarnet yang mengawali mencari informasi mengenai profil, riwayat pendidikan, hingga perjalanan kariernya semasih belum namanya dikaitkan bersama jabatan komisaris.
Seperti apa profil dan riwayat pendidikan Mufli Budi Ananda yang kini dikabarkan menjabat sebagai komisaris? Berikut ulasannya.
Profil dan Pendidikan Mufli Budi Ananda
Semasih belum viral dikabarkan menjadi komisaris, Mufli Budi Ananda bekerja sebagai asisten Raffi Ahmad. Ia bertugas mendampingi Raffi Ahamd berbagai aktivitas bisnis dan pekerjaan.
Kedekatannya bersama Raffi Ahmad menciptakan sosoknya sejumlah kali muncul dalam berbagai konten di media sosial dan televisi, meski ia cenderung berada di balik layar.
Meski demikian, informasi mengenai profil dan perjalanan karier profesional Mufli di luar perannya sebagai asisten Raffi Ahmad masih tergolong terbatas.
Sejauh ini cuma tersedia informasi terkait pendidikan Mufli yang dapat diakses melalui laman resmi Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, pddikti.kemdiktisaintek.go.id.
Menurut penelusuran pada Minggu, 28 Juni 2026, nama Mufli Budi Ananda tercatat sebagai lulusan Diploma III (D3) Politeknik Bunda Kandung, Pasar Minggu, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Data PDDikti memperlihatkan bahwa Mufli mengawali kuliah D3 Teknik Listrik pada 24 September 2007. Ia dinyatakan lulus dan sempat melanjutkan pendidikan S1.
Mufli memutuskan demi mengambil S1 Teknik Industri di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) Jakarta sekitar tahun 2014. Namun lalu, Mufli tercatat mengajukan pengunduran diri pada Tahun Ajaran 2018/2019.
Kini nama Mufli Budi Ananda telah tercantum dalam susunan Dewan Komisaris PT Krakatau Posco di laman resmi korporasi.
PT Krakatau Posco sendiri merupakan korporasi patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan POSCO Korea yang mengoperasikan pabrik baja terpadu di Cilegon, Banten.
Hingga pada saat ini masih belum ada keterangan resmi dari PT Krakatau Posco maupun Mufli Budi Ananda mengenai alasan penunjukannya sebagai komisaris.
Namun, keputusan tersebut telah memicu perhatian luas dan menciptakan profil serta riwayat pendidikannya menjadi salah satu topik yang teramat sejumlah dicari masyarakat sekitar.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

