Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menyita sejumlah dokumen fisik maupun digital dari hasil penggeledahan yang dilakukan di kantor PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA di WIKA Tower 2, Jakarta.

Ketua Tim Penyidik Dittindak Kortastipidkor Polri, Kombes Pol Gunawan menyebutkan, penggeledahan dilakukan dalam rangka penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pengembangan dan modernisasi Pabrik Gula Assembagoes, Situbondo, Jawa Timur, pada PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI periode 2016-2022.

Gunawan mengaku, penggeledahan dilakukan demi mengumpulkan alat bukti dalam kasus dugaan korupsi yang ditaksir merugikan negara makin dari Rp645 miliar.

Dalam dugaan tindak pidana korupsi ini telah terjadi kerugian keuangan negara berdasarkan hasil audit dari BPK RI itu sekitar Rp645 miliar makin kerugiannya,” ujar Gunawan kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).

Menurut Gunawan, proyek pengembangan dan modernisasi pabrik gula tersebut dikerjakan oleh kerja sama operasi (KSO) yang melibatkan PT WIKA, PT Barata Indonesia, dan PT Multinas Sejahtera Indonesia.

Selain di Jakarta, penyidik juga menjalankan penggeledahan di sejumlah lokasi di Jawa Timur yang berkaitan bersama dua korporasi lainnya.

“Kegiatan kali ini kita lakukan dalam upaya demi mengumpulkan bukti-bukti tambahan. Nantinya bukti-bukti ini akan kita analisis dan juga akan kita dalami demi memperkuat pembuktian dalam proses penyidikan yang kita laksanakan,” ujar Gunawan.

Hasil penggeledahan ini akan digunakan demi mendalami peran pihak-pihak yang diduga terlibat sekaligus mempercepat penanganan perkara agar dalam waktu dekat menyerahkan ketentuan hukum.

Menurutnya, penyidik akan menetapkan pihak yang dimintai pertanggungjawaban pidana berdasarkan alat bukti yang kuat.

Dalam penggeledahan, lanjut Gunawan, penyidik juga mengakses sejumlah ruangan yang berada di sejumlah lantai demi menelusuri dokumen dan data yang diduga berkaitan bersama proyek pengembangan dan modernisasi Pabrik Gula Assembagoes.

“Penggeledahan kita lakukan di kantor WIKA di lantai 3 dan lantai 12. Di lantai itu sejumlah ruangan-ruangan yang kita akses yang kita anggap atau kita duga ada bukti-bukti yang memiliki relevansi bersama proses penyidikan yang kita laksanakan,” beber Gunawan.

Selain dokumen fisik, penyidik juga mengamankan dokumen dalam bentuk digital, termasuk hard copy, soft copy, serta data elektronik yang tersimpan dalam surat elektronik atau email.

Ia menegaskan, apabila seluruh rangkaian penyidikan dilakukan secara profesional dan akuntabel, serta menginginkan proses hukum yang sedang berjalan dapat berlangsung lancar hingga tuntas.

“Proses penyidikan yang kita laksanakan dan juga kegiatan pada hari ini yakni proses penggeledahan, kita lakukan bersama penuh profesional, transparan, serta akuntabel,” tandasnya.

Tanggapan PT WIKA

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *