Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa perguruan tinggi merupakan tempat demi beradu gagasan yang menjadi salah satu bentuk kebebasan akademis, bukanlah tempat pertentangan.

Dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta pada Minggu (28/6/2026), Presiden Prabowo menyebutkan, sebagai sebuah kapal besar bernama Indonesia, membutuhkan seluruh potensinya bersatu demi mengeluarkan pemikiran dan inisiatif demi kemajuan bangsa.

“Saya pada hari semasih belumnya sampaikan, kita berbeda pandangan, tidak ada masalah. Universitas merupakan tempat di mana gagasan-gagasan diadu. Adu gagasan, adu pandangan, adu filosofi, adu inovasi. Di situlah disebut bahwa kampus punya academic freedom, kebebasan akademis,” katanya sebagaimana diwartakan kantor berita Antara.

Bukan kebebasan yang lain-lain. Apalagi kampus menjadi tempat pemikiran atau tempat katakanlah pertentangan,” kata Presiden mengimbuhkan.

Dia mengimbau agar perguruan tinggi tetap aktif mengabdikan diri demi menggeluti bidang sains dan teknologi yang dapat menyerahkan manfaat kepada masyarakat sekitar umum.

Dedikasi itu penting mengingat uang rakyat ikut berkontribusi dalam perkembangan perguruan tinggi di Indonesia, tidak cuma demi universitas yang dikelola oleh pihak pemerintah tapi juga swasta.

Presiden mengingatkan bahwa pihak swasta juga mendapat sejumlah bantuan yang berasal dari pajak masyarakat sekitar, termasuk subsidi listrik dan bahan bakar minyak (BBM).

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyambut baik sejumlah masukan dan usulan dari guru besar, rektor, dosen, peneliti dan perwakilan perguruan tinggi yang mengikuti acara tersebut.

Prabowo mengonfirmasi setiap usulan yang diterima akan diperhatikan serta yang dianggapnya baik akan ditindaklanjuti.

Dia juga berkelakar tidak cuma mendengarkan saran dan masukan dari para guru besar dan profesor, tapi juga dari kalangan anak di desa yang disampaikan lewat media sosial.

Beberapa masukan yang telah diterima oleh Presiden termasuk beasiswa doktor demi dosen dari perguruan tinggi negeri maupun swasta, alokasi laba Badan Usaha Milik Negara (BUMN) demi pendanaan riset dan inovasi, kerja sama kampus Indonesia bersama institusi di luar negeri, serta strategi pengolahan bahan baku menjadi produk akhir.

“Sepintas saya baca tadi, saya dengar sejumlah usul yang amat baik. Sangat masuk akal dan akan dalam waktu dekat kita tindak lanjuti,” demikian Prabowo Subianto.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *