Teriak ‘Kaki Saya Patah’ saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Video Kabag Perencanaan Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Adri Desas Furyanto, yang berteriak “kaki saya patah” saat mengamankan aksi demonstrasi Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2026), viral di media sosial.

Belakangan, kepihak kepolisianan mengungkap kondisi sebenarnya yang dialami perwira tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan AKBP Adri didiagnosis merasakan fraktur patella dextra atau keretakan pada tempurung lutut kanan.

“Diagnosa: fraktur patella dextra. Adanya keretakan di untukan lutut kanan. Saat ini mendapat perawatan di RS Polri Kramat Jati,” kata Reynold E.P Hutagalung kepada MediaMerdeka.com melalui pesan singkat, Rabu (24/6/2026).

Video yang beredar semasih belumnya memperlihatkan AKBP Adri dievakuasi dalam kondisi kesakitan setelah terjadi kericuhan antara massa aksi dan aparat.

Ucapan “kaki saya patah lantaran kalian” yang terlontar saat itu memunculkan berbagai spekulasi mengenai cedera yang dialaminya.

Tak lama dari jawaban yang diberikan Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlin Sumantri menerangkan, insiden bermula ketika aparat berupaya mengamankan replika keranda yang dibakar massa aksi.

Saat proses tersebut berlangsung, terjadi tarik-menarik dan dorong-dorongan antara petugas dan demonstran.

“Waktu aksi PMII hari Senin yang lalu itu, waktu mengamankan replika keranda yang dibakar, itu terjadi kericuhan, tarik-tarikan sama massa,” terang Erlin kepada MediaMerdeka.com saat dihubungi melalui telepon.

“Di situ Bang Adri terjatuh, kedorong-dorong ya kan, lantaran beliau telah enggak kuat lagi tenaganya, jatuh akhirnya di situ tempurung lututnya agak bergeser,” katanya mengimbuhkan.

Menurut Erlin, teriakan yang terdengar dalam video terjadi lantaran AKBP Adri masih belum mengetahui secara tentu kondisi cederanya saat kejadian berlangsung.

“Pas kejadian itu kan masih belum dirasakan apa barangkali patah atau gimana. Namun dalam keadaan panik jadi ngomongnya ‘patah, patah’, bagaikan di video itu kan,” tuturnya.

Setelah memperoleh pemeriksaan dari tim kesehatan, diketahui terdapat keretakan pada untukan tempurung lutut kanan.

Erlin menyebut cedera tersebut terjadi pada area lutut, bukan patah tulang pada untukan lain sebagaimana sempat berkembang dalam sejumlah spekulasi di media sosial.

“Saat dicek oleh tim kesehatan, itu tempurungnya agak bergeser,” ujar Erlin.

Saat ini AKBP Adri masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati. Pihak kepihak kepolisianan masih belum dapat mengonfirmasi berapa lama proses perawatan dan pemulihan yang dibutuhkan.

“Saya masih belum monitor lagi. Belum tahu juga apa telah membaik atau gimana. Nanti saya koordinasi lagi bersama tim kesehatannya,” ujar Erlin.

Sebagai informasi, aksi PB PMII di depan kompleks parlemen pada Senin (22/6/2026) sempat diwarnai ketegangan. Massa membakar sejumlah atribut demonstrasi, termasuk replika keranda. Kericuhan lalu terjadi saat aparat menjalankan pengamanan hingga menyebabkan AKBP Adri merasakan cedera.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *