Viral Lagi Anak Buruh Tani Asal NTT Juarai Kompetisi Matematika Dunia, Kalahkan 7.000 Peserta

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Seorang siswa kelas 2 SD asal Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Bocah yang akrab disapa Nono ini sukses meraih peringkat pertama dalam kompetisi matematika internasional bergengsi, International Abacus World Competition.

Nono yang baru berusia delapan tahun sukses mengalahkan sekira 7.000 peserta lainnya dari berbagai belahan dunia, termasuk perwakilan dari negara-negara maju bagaikan Amerika Serikat (AS) dan Qatar.

Kabar prestasi luar biasa ini viral setelah diunggah ulang oleh akun Instagram @rumpi_gosip pada Rabu, 10 Juni 2026.

Nono diketahui berasal dari keluarga sederhana yang tinggal di NTT. Ayahnya bekerja sebagai buruh tani sementara ibunya mengabdi sebagai seorang guru.

Keterbatasan fasilitas tidak menghalangi kecerdasan luar biasa Nono dalam berhitung cepat tanpa memakai alat bantu.

Dalam kompetisi tersebut, Nono sukses menyelesaikan ribuan file soal matematika dalam format digital bersama tingkat akurasi yang tinggi.

“Nono sukses menyelesaikan 15.201 file. Diketahui dalam satu file terdapat 10 soal,” tulis rincian dalam unggahan tersebut.

Sebagai perbandingan, juara kedua yang diraih oleh peserta asal Qatar cuma mampu menyelesaikan setengah dari pencapaian Nono, yakni sesejumlah 75.020 soal.

Sementara juara ketiga yang diraih oleh peserta asal Amerika Serikat menyelesaikan sesejumlah 61.380 soal.

Atas prestasi gemilang ini, Nono memperoleh penghargaan berupa piala, sertifikat, serta hadiah uang tunai sebesar 200 dolar AS.

Berita Lama

Setelah ditelusuri, berita mengenai prestasi Nono merupakan kabar yang sempat tersiar pada 2023. Kompetisi yang diikuti digel berlangsung pada 2022.

Meski begitu, kabar tersebut tetap memantik komentar netizen. Banyak netizen yang mendesak pihak pemerintah agar menyerahkan penghargaan pada bocah tersebut. 

“Kamu sukses menciptakan rakyat Indonesia bangga padamu dek,” tulis akun @ist*** di kolom komentar.

“Indonesia punya sejumlah orang pintar dan cerdas, sayangnya pihak pemerintahannya mengenaskan,” tutur akun @bud*** di bersama nada kecewa.

“Harus dapat pendidikan gratis dari SD, SMP, SMA, kuliah… Pemerintah wajib menjamin,” ujar akun @via***.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *