Vokalis The Offspring Beri Pidato di Acara Wisuda, Ingatkan Lulusan Jangan Kaku Jalani Hidup

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Dexter Holland, vokalis legenda punk rock, The Offspring, naik ke podium acara wisuda USC Dornsife atau University of Southern California, masih belum lama ini.

Bukan tampil sebagai rockstar, Holland menyerahkan pidato yang menyentuh di hadapan 2.000 wisudawan kampus tersebut.

Bagi yang masih belum tahu, Holland merupakan seorang akademis di luar kesibukannya sebagai musisi. Hubungan Holland bersama kampus tersebut cukup erat.

Berdasarkan catatan dari USC Dornsife, Dexter meraih gelar sarjana di bidang ilmu biologi pada 1988, disusul bersama gelar master di bidang biologi molekuler pada tahun 1990 di kampus yang sama.

Kemudian pada 2017, Holland resmi menyandang gelar PhD (Doktor) di bidang biologi molekuler. Tak heran, kehadirannya di acara wisuda pada tahun ini dianggap amat istimewa untuk para lulusan baru.

Dalam pidatonya, Holland mengangkut satu tema sentral yang amat relevan untuk generasi muda pada saat ini, yakni fleksibilitas dalam menjalani hidup.

Ia menekankan bahwa rencana awal yang kita buat kerapkali berubah seiring berjalannya waktu.

“Hidup bukanlah sebuah garis lurus, melainkan serangkaian manuver (pivots),” ujar Holland dikutip dari laman The Music, Selasa, 2 Juni 2026.

Ia menceritakan perjalanannya sendiri sebagai bukti nyata. Di USC, tepatnya setelah lulus SMA, Holland awalnya ingin menjadi dokter.

Tapi takdir berkata lain. Ia justru jatuh cinta bersama ilmu biologi melekuler dan di saat bersaman mendirikan band punk.

“Gue sadar bahwa gue benar-benar makin mencintai biologi molekuler daripada sekolah kedokteran. Gue terpesona sama DNA, kode kehidupan. Dan entah bagaimana, saat gue masih kuliah pascasarjana di sini, di USC, band gue mengawali terkenal,” ujarnya.

Rahasia di Balik Lagu ‘Come Out And Play’

Satu fakta menarik yang menciptakan para wisudawan merupakan pengakuan Holland mengenai proses kreatif lagu-lagu The Offspring.

Siapa sangka, salah satu lagu teramat legendaris mereka, Come Out And Play dari album Smash (1994), tercipta di laboratorium kampus.

“Gue menulis lagu itu saat lagi mencuci dan mensterilkan labu laboratorium,” ungkapnya disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *