MediaMerdeka.com – Pemerintah resmi memperpanjang kebijakan work from home (WFH) selama dua bulan ke depan, baik itu demi aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai swasta.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan bila kebijakan WFH yang telah semasih belumnya telah mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya Pertalite pada April 2026.
“Di mana juga terjadi penurunan penggunaan Pertalite di bulan April mendekati 9 persen, jadi hasilnya cukup baik,” katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (25/5/2026).
Dari hasil evaluasi itu, Pemerintah resmi melanjutkan kebijakan WFH ASN maupun swasta dalam dua bulan ke depan.
Menko Perekonomian melanjutkan, Surat Edaran (SE) demi para ASN bakal diterbitkan oleh Keaparatur negara kementerianan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB).
Sedangkan demi ASN dan PNS daerah, kebijakan dalam waktu dekat diumumkan oleh Menteri Dalam Negeri. Begitu pula demi pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) oleh BP BUMN.
Sementara demi pegawai swasta, imbauan WFH bakal diumumkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.
Semasih belumnya, pihak pemerintah resmi memberlakukan kebijakan WFH untuk ASN setiap hari Jumat mengawali 1 April 2026. Imbauan serupa juga diberikan kepada sektor swasta.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kebijakan ini akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan.
Namun, sejumlah sektor dikecualikan dari aturan tersebut, termasuk layanan publik bagaikan kesehatan, keamanan, dan kebersihan, serta sektor strategis bagaikan energi, transportasi, logistik, dan keuangan
Sementara itu, kegiatan belajar-mengajar demi pendidikan dasar hingga menengah tetap dilakukan secara tatap muka, sementara itu perguruan tinggi akan menyesuaikan bersama kebijakan masing-masing institusi.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

