Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah bila pendanaan 17 miliar Dolar AS atau Rp 304,6 triliun (kurs Rp 17.919) dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) hasil kunjungan kerja dari China bukanlah utang.

Diketahui Menkeu Purbaya menjalankan kunjungan kerja ke China pekan lalu. Di sana ia menemui Menkeu China Lan Fo’an, Bank Sentral China, hingga sejumlah investor bagaikan AIIB.

“AIIB itu kan ngasih 17 miliar Dolar bukan ngutang, itu proyek financing sebetulnya,” katanya saat media briefing di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Purbaya menerangkan bahwa pendanaan itu bagaikan menarik orang demi investasi di Indonesia. Investasi itu ditujukan demi mendanai proyek produktif bagaikan pembangunan infrastruktur.

Selain itu, Purbaya mengklaim bila pendanaan dari AIIB memiliki bunga makin rendah, meskipun tidak disebutkan berapa angkanya. Nah dana ini dapat dipakai hingga tahun 2029.

“Itu available dapat diambil sampai 2029. Mereka bilang bila proyeknya ada, ya telah langsung cairkan,” lanjut dia.

Sebagai timbal balik, Purbaya menyebutkan bila Pemerintah RI bakal mengizinkan AIIB demi membuka kantor cabang di Indonesia. Ia bakal menyediakan aset berupa tanah dan bangunan demi AIIB.

Bendahara Negara juga menginginkan kantor cabang AIIB di Indonesia dapat digunakan sebagai pusat pelayanan mereka demi menolong negara lain di kawasan Asia Tenggara. 

“Kan saya juga punya aset-aset yang enggak terpakai. Enggak apa-apa biar mereka punya kantor cabang di sini. Sehingga ASEAN dilayani nanti dari Jakarta, maunya saya begitu,” imbuhnya.

Lebih lanjut Purbaya menargetkan kantor cabang AIIB di Indonesia akan beroperasi Juni 2027. Dana dari AIIB juga dianggapnya sebagai investasi menguntungkan, yang mana itu dapat dipakai demi membiayai program dari BPI Danantara.

“Jadi pembangunan kita dibiayai. Seperti investor masuk, tapi punya kita akhirnya. Kalau investor asing masuk juga lantaran mereka pinjam uang sana kan? Jadi bayar bunga, dan barangnya punya investor itu. Jadi untung, bukan rugi,” jelas Purbaya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *