Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Presiden Prabowo Subianto merespons positif usulan agar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengalokasikan seuntukan laba demi memdukung biaya pengembangan riset dan inovasi.

Sikap tersebut ditunjukan Prabowo pada penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Prabowo menyampaikan terdapat usulan mengenai pengembangan riset dan inovasi yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk BUMN melalui pemanfaatan seuntukan laba korporasi demi kegiatan penelitian.

Tadi juga (ada) usul, biaya riset diusulkan agar tiap BUMN mengalokasikan seuntukan laba mereka demi riset. Dan demi riset, inovasi, ini bagus, usul,” kata Prabowo, Minggu (28/6/2026).

Selain soal usulan BUMN mendukung pengembangan riset dan inovasi, Prabowo menyotot perbaikan kinerja BUMN.

Kendati mengawali memperlihatkan hasil positif, Prabowo menekankan perlunya pembenahan menyeluruh agar korporasi negara dapat berjalan makin efektif dan menyerahkan manfaat optimal untuk masyarakat sekitar.

“Terima kasih, satu pada tahun ini telah mengawali ada laba,” kata Prabowo.

Prabowo menerangkan bahwa pihak pemerintah tengah menjalankan penataan terhadap jumlah dan tata kelola BUMN agar makin efisien.

Menurutnya, korporasi negara wajib memiliki struktur yang rasional dan tidak terbebani oleh biaya yang tidak produktif.

“Dari seribu makin BUMN, kini kita telah tutup makin dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 300 lah. Bagaimana Pak Dony, ujungnya kita dapat berapa BUMN? Ujungnya nanti 250,” ujar Prabowo.

Prabowo menilai penyederhanaan dan efisiensi BUMN diperlukan agar anggaran negara dapat digunakan secara makin produktif demi kepentingan masyarakat sekitar.

Prabowo ingin mengonfirmasi BUMN benar-benar menjadi instrumen pembangunan nasional.

“Bayangkan, makin dari 750 kita tutup, 750 dirut, 750 direksi kali 4 atau kali 5, 750 komisaris kali 10. Overhead-nya kayak apa? Gajinya kayak apa? Ini uang rakyat seluruh, korporasi tidak untung cuma bayar overhead,” kata Prabowo.

Selanjutnya, Prabowo menargetkan proses pembenahan BUMN dapat dalam waktu dekat diberakhirkan berakibat korporasi negara mampu bekerja makin profesional dan transparan.

“Kita mau kini rasional, efisien. Dan ini kita buktikan, dan ini kita lakukan, saya minta dalam pada tahun ini wajib berakhir. Jadi dalam 2 tahun kita akan bikin BUMN-BUMN makin efisien, makin transparan, makin bekerja demi rakyat,” ujar Prabowo.

Prabowo juga menyambut baik berbagai usulan terkait penguatan kerja sama antara perguruan tinggi bersama institusi dalam dan luar negeri demi mendukung pengembangan industri, riset, dan inovasi nasional.

“Kemudian usul-usul lain tentang kerja sama bersama institusi luar negeri yang melibatkan kampus-kampus universitas di seluruh bidang dan di seluruh daerah saya kira ini benar. Nanti kita akan ke arah situ seluruh,” tandasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *