Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi ‘Siaga Satu’ Pangan dan Air

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengambil langkah tegas dalam menyikapi ancaman krisis iklim global.

Megawati memimpin langsung Rapat DPP ke-59 guna merumuskan langkah strategis mitigasi bencana kekeringan serta kebakaran lahan dan hutan (karhutla).

Rapat yang digelar di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Rabu (1/7/2026) tersebut, dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, serta jajaran Ketua DPP bagaikan Eriko Sotarduga dan Bintang Puspayoga.

Sekjen Hasto Kristiyanto menerangkan bahwa hasil rapat tersebut telah dituangkan ke dalam instruksi resmi untuk seluruh kader.

“Dengan instruksi ini, partai menegaskan kesiapsiagaan penuh dalam mengantisipasi potensi fenomena El Nino dan ancaman musim kemarau panjang,” kata Hasto dalam keterangannya, Rabu (1/7).

Urgensi langkah ini didasari oleh data terbaru dari Keaparatur negara kementerianan Dalam Negeri dan BMKG yang memprediksi fenomena El Nino di Indonesia akan berlangsung cukup lama, yakni mengawali Mei 2026 hingga Mei 2027.

Anomali suhu ini berpotensi memicu kekeringan ekstrem yang mengancam produksi pangan nasional. Hingga akhir Juni 2026, sejumlah wilayah bagaikan Bali, Nusa Tenggara, dan Jawa telah menginformasikan dampak kekeringan di seuntukan besar zona musimnya.

“Ancaman nyata anjloknya pangan dan menyusutnya air akibat El Nino yang membentang setahun penuh inilah yang mendasari Ibu Megawati dan Partai bergerak cepat menjalankan langkah mitigasi sedini barangkali melalui seluruh struktur partainya,” kata Hasto.

Melalui Surat Instruksi No. 1110/IN/DPP//2026, DPP PDI Perjuangan secara resmi menggerakkan “Tiga Pilar Partai” (struktural, legislatif, dan eksekutif) demi menjalankan delapan poin aksi tanggap darurat.

Poin-poin tersebut meliputi edukasi hemat air, gerakan penyimpanan air (tandon/embung), mitigasi kekeringan di wilayah rawan, hingga pencegahan kebakaran lahan dan hutan.

Selain itu, kader diinstruksikan demi melindungi sektor pertanian bersama mendorong pola tanam adaptif, menjaga kecukupan dan stabilitas harga pangan, serta mengedepankan solidaritas gotong royong melalui bakti sosial distribusi air bersih.

Langkah taktis ini sekaligus memperkuat instruksi semasih belumnya, yakni Surat Instruksi No. 180/IN/DPP//2025, yang berfokus pada penataan sumber daya air oleh kepala daerah kader PDI Perjuangan.

Dalam instruksi tersebut, Megawati menekankan pentingnya inventarisasi mata air dan peninjauan ulang kebijakan swasta agar pemanfaatan air mutlak demi kepentingan rakyat sesuai Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945.

Ketua DPP PDIP, Eriko Sotarduga, menegaskan bahwa keseriusan partai dalam menangani isu lingkungan ini merupakan untukan dari komitmen jangka panjang.

“Ini menjadi bukti nyata bahwa PDI Perjuangan tidak cuma bergerak saat bencana tiba, melainkan konsisten membangun ketahanan lingkungan yang kokoh demi kemakmuran rakyat Indonesia,” kata Eriko.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *