Prabowo dan Presiden Belarus Sepakati Peta Jalan Kerja Sama 20262030

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko menyepakati Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 sebagai langkah memperkuat kemitraan strategis kedua negara.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral yang berlangsung dalam rangka kunjungan kenegaraan Presiden Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Dalam konferensi pers bersama usai pertemuan, Prabowo menyebutkan kunjungan Lukashenko mencerminkan semakin eratnya hubungan persahabatan Indonesia dan Belarus di tengah dinamika global yang penuh ketidaktentuan.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan kedua Lukashenko ke Indonesia setelah makin dari 13 tahun.

“Kunjungan ini menandakan semakin erat hubungan persahabatan Indonesia dan Belarus di tengah dinamika situasi global yang terus berkembang bersama penuh ketidaktentuan. Belarus merupakan mitra penting untuk Indonesia di kawasan Eurasia dan kami menghargai hubungan yang selama ini terus berkembang atas dasar saling menghormati dan saling menguntungkan,” ujar Prabowo.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai langkah strategis demi memperluas kerja sama di sejumlah sektor.

Salah satu hasil utama merupakan peluncuran Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030, yang akan menjadi kerangka pengembangan hubungan bilateral selama lima tahun ke depan.

“Peta jalan ini mencerminkan komitmen bersama demi kerja sama yang makin terarah dan konkret,” kata Prabowo.

Fokus pada Pertanian, Industri, dan Perdagangan

Di sektor ketahanan pangan, Prabowo menilai Indonesia dan Belarus memiliki potensi yang saling melengkapi. Karena itu, kedua negara berkomitmen memperkuat kolaborasi di bidang pertanian modern, pupuk, alat dan teknologi pertanian, hingga alat berat demi mendukung pembangunan sektor pangan yang berkelanjutan.

Selain itu, Indonesia dan Belarus sepakat memperluas kemitraan ekonomi melalui pengembangan industri, modernisasi pertanian, penguatan rantai pasok, serta kerja sama di bidang teknologi.

Pada sektor perdagangan, Prabowo menyampaikan apresiasi atas rampungnya proses ratifikasi Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA) oleh Belarus.

“Kami juga sedang menjalankan proses ratifikasi tersebut,” ujarnya.

Sementara di bidang industri, kedua kepala negara menyaksikan peluang besar demi meningkatkan investasi serta membangun joint venture antara tersangka usaha Indonesia dan Belarus, terutama di sektor manufaktur, otomotif, kendaraan berat, dan agroindustri.

Perkuat Pendidikan dan Budaya

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *