Purbaya Pamer MBG Ciptakan 193 Ribu Lapangan Kerja di Jateng

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menginformasikan realisasi program prioritas Pemerintah berupa Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Tengah.

Dalam kunjungan kerja ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Semarang I, Menkeu Purbaya membeberkan MBG telah menjangkau sekitar 9,16 juta penerima melalui 4.635 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama melibatkan 18.854 pemasok lokal.

Tak cuma itu, Purbaya juga memperoleh bila program MBG telah menciptakan makin dari 193 ribu lapangan kerja di Jawa Tengah.

“Program ini turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekitar,” katanya, dikutip dari siaran pers, Minggu (5/7/2026).

Selain itu, Purbaya membeberkan bila Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu DJPb pada saat ini menjalankan monitoring melalui pendampingan yang dilaksanakan oleh Kanwil DJPb dan KPPN Jawa Tengah antara lain pada SPPG Wonosari Gunting Klaten, SPPG Mertoyudan Sukorejo Magelang, dan SPPG Tengaran Bener Semarang.

Menurutnya, pendampingan ini diharapkan dapat mengonfirmasi pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai ketentuan, akuntabel dan tepat sasaran, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan secara dini demi dalam waktu dekat dicarikan solusi bersama para pemangku kepentingan.

“DJPb agar memonitor seluruh program prioritas pihak pemerintah, termasuk menjalankan monitoring MBG secara nasional dan terstruktur,” beber Purbaya.

Purbaya juga menemukan bila kinerja APBN di Jawa Tengah memperlihatkan kondisi tetap terjaga di tengah berbagai tantangan perekonomian hingga semester I 2026.

Tercatat pendapatan negara telah terealisasi sebesar 46,56 persen dari target yang telah ditetapkan dan tumbuh 13,33 persen secara tahunan (year-on-year atau yoy). Sedangkan realisasi belanja negara mencapai 52,06 persen dari target yang ditetapkan.

Pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah tercatat sebesar 5,89 persen yang diklaim Purbaya mencerminkan ketahanan ekonomi daerah yang ditopang oleh aktivitas industri, perdagangan, serta berbagai program pihak pemerintah yang mendorong produktivitas masyarakat sekitar.

Perbaikan kondisi ekonomi tersebut turut didukung oleh postur APBN yang semakin sehat seiring berkembangnya sektor industri di Jawa Tengah.

“Keaparatur negara kementerianan Keuangan di Jawa Tengah terus mendorong berbagai upaya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar di daerah bersama indikator ekonomi yang masih perlu diperkuat,” jelas Purbaya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *