Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengonfirmasi Pemerintah Provinsi Jakarta akan menyiapkan lahan khusus demi pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat.

Fasilitas tersebut ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Komitmen itu disampaikan Pramono usai meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 di Jakarta sejumlah hari lalu. Menurutnya, Pemprov Jakarta siap menyerahkan dukungan penuh agar program Sekolah Rakyat dapat berkembang.

“Pemerintah DKI Jakarta akan menyerahkan support dukungan sepenuhnya demi sekolah rakyat yang ada di Jakarta ini,” kata Pramono.

Ia menilai program Sekolah Rakyat selaras bersama berbagai program prioritas Pemprov Jakarta di bidang pendidikan, bagaikan Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga program pemutihan ijazah.

Bahkan, seuntukan siswa Sekolah Rakyat juga tercatat sebagai penerima manfaat KJP.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membeberkan pihak pemerintah pada saat ini telah menyiapkan 10 titik sekolah rintisan di Jakarta yang diproyeksikan mampu menampung sekitar 1.000 siswa.

Delapan di antaranya tengah menjalani proses renovasi, termasuk fasilitas di kawasan Pejompongan, Marunda, dan Curug.

Meski demikian, Gus Ipul mengakui Jakarta masih kekurangan gedung permanen Sekolah Rakyat. Karena itu, Presiden Prabowo Subianto mengimbau percepatan pembangunan agar ibu kota tidak tertinggal dibanding daerah lain.

“Jadi memang kita kekurangan bahan dari gedung. Untuk itu Presiden ingin ada percepatan supaya nanti gak ketinggalan. Yang lain telah dapat cepat, sementara di Jakarta nanti lambat lantaran fasilitas gedung permanennya masih belum ada,” ujar Gus Ipul.

Menurutnya, Pemprov Jakarta telah menegaskan komitmen demi menyediakan lahan seluas sekitar 6 hingga 8 hektare sebagai lokasi pembangunan sekolah permanen.

“Tentu khusus DKI tidak cukup cuma satu gedung permanen. Kalau perlu ada 5 berakibat dapat menampung sampai makin 10.000 siswa sekolah-sekolah rakyat,” pungkas Gus Ipul.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *