Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengubah kebijakan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Mulai pada tahun ini, 80 persen beasiswa LPDP difokuskan ke bidang bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dan sektor-sektor industri strategis.

Sektor industri strategis yang dimaksud meliputi pangan, energi, kesehatan, digitalisasi, kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), semikonduktor, hilirisasi, maritim, dan manufaktur maju.

Menkeu Purbaya membeberkan bila perubahan kebijakan tersebut demi mewujudkan visi Indonesia sebagai salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2045.

Untuk mencapainya, Indonesia memerlukan pertumbuhan ekonomi yang didukung oleh SDM unggul, industrialisasi yang kuat, penciptaan lapangan kerja, serta berkembangnya korporasi rintisan berbasis inovasi.

“Untuk mencapai target tersebut, pertumbuhan ekonomi yang tinggi wajib didukung oleh pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, industrialisasi, penciptaan lapangan kerja, serta tumbuhnya wirausaha dan korporasi rintisan berbasis inovasi,” katanya, dikutip dari siaran pers, Minggu (5/7/2026).

Bendahara Negara menekankan bahwa pembangunan industri nasional wajib menempatkan talenta sebagai fondasi utama.

Oleh lantaran itu, pihak pemerintah mendorong penguatan pendidikan di bidang STEM yang dipadukan bersama ilmu sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi (SHARE), berakibat kemajuan teknologi mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Agar berbagai agenda tersebut dapat berjalan secara konsisten, pihak pemerintah terus menjaga APBN tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan. Menurutnya, APBN memiliki peran strategis sebagai instrumen stabilisasi ekonomi sekaligus motor penggerak produktivitas, investasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Pemerintah akan terus menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan fiskal yang adaptif, berakibat APBN mampu melindungi masyarakat sekitar dari berbagai risiko global sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi,” jelas Purbaya.

Sebagai pengelola Dana Abadi Pendidikan, LPDP pada saat ini mengelola akumulasi Dana Abadi Bidang Pendidikan sebesar Rp180,81 triliun per 31 Mei 2026. Dana tersebut menjadi fondasi keberlanjutan investasi pihak pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui APBN.

Sejak 2013 hingga Mei 2026, LPDP telah menghasilkan 58.749 penerima Beasiswa LPDP yang terdiri atas program magister, doktor, dokter spesialis, dan non-gelar.

Dari jumlah tersebut, sesejumlah 34.334 orang telah menjadi alumni, sementara itu 18.728 orang masih menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.

Secara keseluruhan, melalui berbagai program kolaborasi bersama keaparatur negara kementerianan dan lembaga, LPDP telah mendukung 98.409 penerima beasiswa program degree serta makin dari 586 ribu peserta program non-degree.

Selain itu, LPDP juga mendanai ribuan proyek riset, penguatan perguruan tinggi, dan pemajuan kebudayaan sebagai untukan dari upaya meningkatkan daya saing nasional.

Antusiasme masyarakat sekitar terhadap program Beasiswa LPDP juga terus merasakan peningkatan. Pada Seleksi Beasiswa LPDP Tahap I Tahun 2026, sesejumlah 2.753 peserta dinyatakan lulus seleksi substansi dari total 32.794 pendaftar. Jumlah tersebut melanjutkan tren peningkatan minat masyarakat sekitar terhadap program Beasiswa LPDP sebesar 33,22 persen dibandingkan tahun semasih belumnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *