Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan AI mengangkut tantangan baru dalam perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia.

Persoalannya tidak lagi cuma berkaitan bersama kebebasan berekspresi di ruang digital, namun juga menyentuh isu privasi, keamanan data pribadi hingga perdagangan orang secara daring.

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah menyebutkan transformasi digital memang membuka peluang ekonomi baru. Namun di saat yang sama, perubahan tersebut juga melahirkan berbagai persoalan HAM yang perlu diantisipasi melalui tata kelola yang makin kuat.

“Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan menghadirkan tantangan HAM baru, bagaikan ancaman terhadap privasi, keamanan data pribadi, disinformasi, ujaran kebencian, eksploitasi digital, dan perdagangan orang berbasis online scam,” kata Anis dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Menurut Anis, munculnya berbagai persoalan tersebut menjadi sinyal bahwa pengelolaan ruang digital tidak lagi cukup cuma mengandalkan pendekatan teknologi maupun penegakan hukum. Tata kelola ruang digital juga wajib dibangun bersama mengedepankan prinsip-prinsip hak asasi manusia.

“Hal ini menegaskan pentingnya penguatan tata kelola ruang digital yang berlandaskan prinsip-prinsip HAM,” katanya.

Komnas HAM juga menyoroti dampak transformasi digital terhadap dunia ketenagakerjaan.

Meski menciptakan peluang ekonomi baru, pekerja informal dan pekerja berbasis aplikasi dinilai masih menyikapi keterbatasan perlindungan sosial maupun perlindungan hukum.

“Transformasi digital menciptakan peluang ekonomi, pekerja informal dan pekerja berbasis aplikasi masih rentan dalam menyikapi keterbatasan perlindungan sosial dan hukum,” ungkap Anis.

Karena itu, menurut dia, penguatan kerangka perlindungan HAM di dunia kerja menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda agar perkembangan ekonomi digital berjalan seiring bersama perlindungan hak-hak pekerja.

Anis mengimbuhkan fenomena tersebut memperlihatkan tata kelola ruang digital berbasis HAM akan menjadi salah satu agenda penting Indonesia pada masa mendatang.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *