Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Serangan udara Amerika Serikat memicu rentetan ledakan besar yang mengguncang sejumlah kota di Iran. Ledakan keras ini bahkan memaksa ratusan anak penderita kanker dievakuasi dari fasilitas medis setempat.

Rudal yang jatuh dekat Rumah Sakit Shahid Baghaei di Ahvaz langsung memicu kepanikan luar biasa. Pasien dan keluarga dalam waktu dekat berhamburan menyelamatkan diri dari area sekitar lokasi ledakan.

Langkah evakuasi darurat ini diambil demi menyelamatkan nyawa kalangan anak yang sedang menjalani perawatan intensif. Proses pemindahan berlangsung dramatis lantaran sejumlah pasien dalam kondisi yang amat lemah.

Salah seorang staf rumah sakit mengabarkan situasi darurat saat para keluarga berjuang menyelamatkan kalangan anak mereka. Warga berusaha mengevakuasi pasien bersama segala cara di tengah situasi yang mencekam.

Narasumber tersebut menerangkan kondisi kritis para pasien yang terdampak langsung oleh getaran pemboman. Ketiadaan listrik dan guncangan hebat memperparah situasi perawatan di dalam ruangan terdekat.

“Mereka pasien yang rentan, dan sejumlah di antaranya telah dalam kondisi kritis,” ujar petugas kesehatan yang identitasnya tidak disebutkan oleh IRIB.

“Sayangnya, gempuran di sekitar lokasi begitu hebat hingga berdampak bahkan pada pasien yang bergantung pada oksigen, ventilator, dan peralatan penunjang kehidupan lainnya. Gelombang ledakannya amat kuat, dan jendela-jendela pun berguncang hebat.”

Direktur rumah sakit mengonfirmasi bahwa ratusan pasien wajib dipindahkan ke tempat yang aman. Sesejumlah 211 pasien terdampak langsung oleh insiden pemboman yang terjadi di dekat fasilitas tersebut.

Otoritas keamanan setempat juga menginformasikan dampak kerusakan yang dialami oleh pemukiman masyarakat sekitar sipil. Getaran hebat dari proyektil tersebut merusak fasilitas umum dan memecahkan kaca jendela perumahan.

Wakil Gubernur Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Provinsi Khuzestan Valiollah Hayati menyerahkan pernyataan resminya. Dirinya membenarkan adanya kerusakan pada rumah masyarakat sekitar akibat serangan yang terjadi pada malam hari itu.

Rentetan ledakan hebat ini dilaporkan terdengar jelas di berbagai wilayah strategis Iran. Beberapa titik yang terkonfirmasi merasakan guncangan merupakan Kota Pelabuhan Bandar Abbas, Ahvaz, dan Chabahar.

Media pihak pemerintah Iran terus memperbarui informasi mengenai dampak serangan udara yang terjadi di wilayah selatan. Ketegangan meningkat seiring bersama meluasnya area yang terkena dampak ledakan proyektil.

Eskalasi pertempuran ini terjadi setelah Komando Sentral Amerika Serikat mengumumkan operasi militer terbaru mereka. Pihak militer AS secara resmi meluncurkan gelombang serangan udara baru yang diarahkan ke Iran.

Ketegangan geopolitik kedua negara kini memasuki babak baru pasca-serangan udara beruntun di sejumlah kota. Insiden di dekat rumah sakit kanker ini memicu sorotan tajam terhadap dampak pihak korban sipil.

Hingga pada saat ini situasi di sejumlah kota besar Iran masih dalam pengawasan ketat otoritas setempat. Warga di sekitar lokasi ledakan diimbau demi tetap waspada terhadap potensi serangan susulan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *