MediaMerdeka.com – Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) menilai bila masa depan koperasi RI kini berada di tangan generasi muda. Makanya mereka bakal menggaet Gen Z demi aktif berkoperasi lewat pendekatan yang modern, digital, dan relevan bersama gaya hidup mereka.
Sekretaris Jenderal DEKOPIN, Gilang Widya menyebut bila dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat Nasional Tahun 2026, mereka menghadirkan booth khusus Koperasi Gen Z yang menampilkan berbagai inovasi bisnis kreatif berbasis digital karya anak muda.
“DEKOPIN ingin mengubah persepsi dan membuktikan kepada generasi muda bahwa koperasi merupakan wadah kolaborasi ekonomi yang teramat keren, adaptif, dan berdaya saing global,” katanya, dikutip dari siaran pers, Jumat (17/7/2026).
Dalam acara puncak Harkopnas, Presiden RI Prabowo Subianto menyebutkan bila Pemerintah akan memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat teramat bawah. Ia menyerukan kebangkitan total gerakan koperasi sebagai kekuatan ekonomi raksasa yang kokoh dan mandiri bagaikan sapu lidi.
“Koperasi merupakan alatnya orang lemah. Tapi, bagaikan sapu lidi, satu lidi lemah, tapi bila bergabung, itu kekuatan, Saudara-Saudara sekalian. Jangan khawatir, gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia. Kekuatan ekonomi yang tidak akan mengangkut uang lari dari Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Umum DEKOPIN, Bambang Haryadi menilai kehadiran Kepala Negara menjadi titik balik sakral setelah hampir tiga dekade gerakan koperasi kurang mendapat perhatian yang sepadan bersama mandat Pasal 33 Ayat 1 UUD 1945.
“Baru dalam pihak pemerintahan Bapak Presiden, gerakan koperasi mendapat perhatian dan menjadi program prioritas penguatan ekonomi masyarakat sekitar,” kata Bambang.
Bambang juga mematahkan anggapan keliru mengenai koperasi. Menurutnya, stigma koperasi selama ini dinilai sebagai alat ekonomi kuno dan kecil, padahal amat tidak relevan dan salah besar.
“Kami contohkan klub-klub sepakbola besar di Eropa bagaikan Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen dikelola bersama sistem koperasi. Bahkan salah satu bank terbesar di Belanda, Rabobank, dimiliki oleh koperasi. Untuk itu kami yakin, koperasi akan bangkit kembali di era kepemimpinan Bapak,” tegasnya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

