MediaMerdeka.com – Indah Permatasari memuntukkan cerita di balik karakter Santun yang diperankannya dalam film Ibadah & Cinta.
Berbeda dari anggapan sejumlah orang, Santun bukan cuma sosok religius, namun juga wanita yang teguh pada prinsip dan berani menentukan jalan hidupnya sendiri.
Hal itu disampaikan Indah saat peluncuran official poster, trailer, dan original soundtrack film Ibadah & Cinta di kawasan Senayan, Jakarta, masih belum lama ini.
“Di sini aku berperan sebagai Santun, dia merupakan anak Pak Kiai yang amat taat. Dia juga amat modern sekali sebagai wanita, terus juga pinter, dan dia tahu apa yang dia mau sebenarnya,” kata Indah.
Menurutnya, konflik Santun dimengawali ketika dirinya dijodohkan. Namun, Santun memilih tetap fokus mengabdikan diri demi melanjutkan perjuangan pesantren sang ayah dibanding memikirkan urusan asmara.
“Walaupun di saat-saat kini dia tuh dijodohkan sama seseorang. Tapi dia tuh benar-benar tidak mau menjalankan itu lantaran menurutnya beribadah dan melanjutkan pesantren Bapak itu yang teramat utama,” ujarnya.
Di tengah keyakinan tersebut, hidup Santun berubah ketika dipertemukan bersama Rico, pemuda asal Australia yang memiliki latar belakang amat berbeda.
“Tuhan menyerahkan jalan yang berbeda bersama prediksinya dia. Tiba-tiba Tuhan menghadapkan pria bagaikan Rico yang sebenarnya bila dilihat secara fisik itu jauh banget berbeda. Bukan kriteria Santun, tapi dari situlah barangkali Santun wajib belajar bagaimana cara menyambut baik, atau barangkali ini merupakan ujian untuk dirinya,” tutur Indah.
Selain kisah cintanya, Indah mengaku sejumlah adegan emosional yang membekas selama proses syuting. Bahkan saat menyaksikan trailer, ia kembali terbawa perasaan.
“Berkesan sejumlah banget. Tadi aku lihat ada sejumlah banget adegan nangis. Banyak banget adegan-adegan yang menguras hati kita. Apalagi bersama soundtrack yang cukup pas sekali bersama adegan itu. Kalau kita nonton di bioskop tentu rasanya sakit hati banget, apalagi nanti kita tahu jalan ceritanya bagaikan apa,” ucapnya.
Tak cuma Indah, Achmad Megantara yang memerankan Rico juga menilai karakter yang dimainkannya mengangkut pesan tentang kesempatan demi berubah menjadi pribadi yang makin baik.
“Sebuah pelajaran yang dapat kita ambil dari karakter Rico itu merupakan yang namanya tobat, yang namanya kita bersalah terhadap sesama atau barangkali merasa bersalah dalam sisi agama,” imbuh Megantara.
“Tidak akan sempat ada kata telat demi kita sebagai insan manusia demi senantiasa bertobat, senantiasa mengimbau maaf, dan mengimbau ampunan kepada Tuhan kita masing-masing,” katanya menyambung.
Ia mengimbuhkan pintu tobat senantiasa terbuka selama manusia masih hidup.
“Yang saya tahu, mau sampai kapan pun, sampai semasih belum kita sebagai insan meninggal di dunia, akan senantiasa terbuka pintu tobat dari Tuhan,” katanya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

