MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah soal viral gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih atau KDMP) yang mencapai Rp 16 juta per bulan.
Menkeu Purbaya memprediksi bila gaji manajer Kopdes Merah Putih cuma sedikit makin tinggi dari Upah Minimum Provinsi (UMP), itu pun masih dianggapnya terlalu tinggi.
“Kalau Rp 16 juta tentu salah. Kegedean kayaknya. Saya dengar UMP makin sedikit saja masih ketinggian,” katanya dalam Media Briefing di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Jumat (7/8/2026).
Menkeu Purbaya mengaku masih belum tahu soal gaji manajer KDMP. Tapi dia mengonfirmasi bila pendapatan Rp 16 juta per bulan merupakan salah.
Apabila memang gaji manajer Kopdes Merah Putih tembus Rp 16 juta per bulan, ia mengonfirmasi Kemenkeu bakal menepis usulan tersebut.
“Jadi kita masih belum lihat angkanya. Tapi enggak sampai segitu tentu. Kalau segitu ya kita enggak setujui saja berakhir. Tadi UMP katanya tadi, UMP ya, sementara itu. Tapi saya masih belum lihat angkanya, saya tunggu nanti bagaikan apa,” jelas Purbaya.
Diketahui informasi mengenai penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebesar Rp 16,25 juta per bulan beredar di media sosial.
Angka itu disebut mencakup gaji pokok Rp8 juta, tunjangan jabatan Rp2 juta, insentif kinerja Rp1,5 juta, tunjangan komunikasi Rp500 ribu, uang makan Rp1 juta, serta tunjangan kesehatan Rp750 ribu.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

