Demo DPR Bikin Mal Senayan Park Mendadak Sepi

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Aksi unjuk rasa di depan Kompleks DPR/MPR RI tak cuma berdampak pada arus lalu lintas. Aktivitas ekonomi di kawasan sekitar parlemen juga ikut terdampak.

Pusat perbelanjaan di sekitar kawasan Senayan terpantau makin sepi dari biasanya pada Kamis (27/8/2026), saat sejumlah elemen masyarakat sekitar menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI.

Kondisi tersebut terlihat di Senayan Park yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi aksi. Pantauan sekitar pukul 13.19 WIB memperlihatkan jumlah pengunjung jauh makin sedikit dibandingkan kondisi normal.

Sejumlah toko, restoran, dan kafe memang masih beroperasi. Namun, lalu lalang pengunjung terlihat minim. Kondisi serupa juga terlihat di area bioskop yang berada di dalam pusat perbelanjaan tersebut.

Salah seorang petugas kebersihan Senayan Park menyebutkan, tingkat kunjungan pada hari itu memang makin rendah dibandingkan hari biasa.

“Sepinya lantaran ada demonstrasi. Kalau hari biasa enggak sesepi ini,” ujar petugas tersebut.

Dampak aksi massa juga terlihat dari akses kendaraan menuju pusat perbelanjaan. Dari tiga gerbang yang biasanya tersedia, pengelola cuma membuka satu akses kendaraan.

“Kan ada pintu 1, 3, dan 5. Yang dibuka cuma pintu lima,” kata petugas tersebut.

Di luar area mal, sejumlah peserta demonstrasi terlihat berkumpul tepat di depan pagar beton Senayan Park. Sejumlah sepeda motor milik massa juga terparkir di sekitar lokasi.

Situasi tersebut memperlihatkan bagaimana aksi unjuk rasa dalam skala besar dapat merembet ke aktivitas ekonomi di kawasan sekitarnya. Bukan cuma pedagang kaki lima atau transportasi yang berpotensi terdampak, namun juga pusat perbelanjaan, restoran, kafe hingga sektor hiburan.

Padahal, pusat perbelanjaan amat bergantung pada mobilitas masyarakat sekitar. Ketika akses menuju kawasan dibatasi atau masyarakat sekitar memilih menghindari lokasi demonstrasi, potensi kunjungan dan transaksi ikut menurun.

Adapun aksi di depan Gedung DPR/MPR RI diikuti berbagai elemen masyarakat sekitar dan kalangan akademisi. Beberapa kelompok yang turun ke jalan antara lain Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), serta Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4).

Masing-masing kelompok mengangkut agenda dan tuntutan berbeda. Sejumlah isu yang disuarakan antara lain percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, penerapan hukuman mati untuk tersangka tindak pidana korupsi, serta pengawalan implementasi program Makan Bergizi Gratis.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *