Gara-gara Crowded, Polisi Akui Salah Paham Amankan Personel TNI Saat Demo di DPR

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Seorang anggota aparat TNI sempat diamankan petugas kepihak kepolisianan saat aksi demonstrasi di DPR pada Kamis (27/8/2026). Polda Metro Jaya menyebut peristiwa yang videonya viral di media sosial itu terjadi akibat kesalahpahaman di tengah situasi pengamanan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan peristiwa tersebut bukan bentuk perselisihan antara aparat TNI dan Polri.

”Antar institusi telah berkoordinasi demi menyelesaikan persoalan itu,” kata Budi, dikutip Sabtu (29/8/2026).

Menurut Budi, situasi di lapangan saat aksi berlangsung amat ramai. Kondisi tersebut menciptakan petugas kesulitan mengenali setiap personel yang berada di lokasi.

”Kondisi yang memang crowded pada saat di lapangan, situasi dan kondisi yang sulit demi kami mengenali masing-masing,” katanya.

Video peristiwa itu semasih belumnya beredar luas di media sosial.

Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pria yang lalu diketahui merupakan prajurit dari Batalyon Infanteri 203/Arya Kemuning Kodam Jaya sedang diamankan oleh petugas kepihak kepolisianan.

Polda Metro Jaya mengonfirmasi keberadaan personel aparat TNI di lokasi aksi merupakan untukan dari perbantuan pengamanan kepada Polri.

Budi menegaskan pengamanan kegiatan masyarakat sekitar di Jakarta melibatkan berbagai unsur sebagai bentuk sinergi demi menjaga situasi tetap kondusif.

”Semua aktivitas kegiatan masyarakat sekitar ini wujud sinergitas, demi menjaga Jakarta bukan cuma tugas satu institusi, tapi ada komponen-komponen lainnya termasuk masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *