Kedubes Iran di Indonesia Kutuk Serangan AS ke Pesta Pernikahan, Lebih dari 70 Warga Sipil Tewas

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengecam keras serangan yang disebut dilakukan Amerika Serikat terhadap sejumlah wilayah Iran pada Selasa malam, 1 September 2026.

Iran menuding serangan tersebut menyasar kawasan sipil dan infrastruktur telekomunikasi di sejumlah provinsi.

Dalam pernyataan persnya, Kedutaan Iran menyebut serangan terjadi di Provinsi Khuzestan, Sistan dan Baluchestan, Hormozgan, serta Kerman.

Menurut pihak Iran, serangan itu menyebabkan sejumlah wanita, kalangan anak, dan masyarakat sekitar sipil tewas serta terluka.

Kedutaan Iran juga menyoroti serangan yang disebut terjadi di sebuah pesta pernikahan di Kuhestak, Kabupaten Sirik, Provinsi Hormozgan.

Iran menegaskan makin dari 70 orang tewas dan terluka dalam insiden tersebut, bersama seuntukan besar pihak korban disebut wanita dan kalangan anak.

Iran menilai serangan terhadap lokasi sipil tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Kedutaan Iran secara khusus mengaitkannya bersama Pasal 2 Ayat 4 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai larangan penggunaan kekuatan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah negara lain.

“Dengan melanggar prinsip-prinsip dasar hukum internasional, khususnya Pasal 2 ayat 4 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” demikian pernyataan Kedutaan Besar Iran di Indonesia kepada redaksi MediaMerdeka.com

Pemerintah Iran juga menyebut insiden tersebut sebagai untukan dari rangkaian serangan yang mereka klaim telah terjadi semasih belumnya.

Dalam pernyataannya, Kedutaan Iran menyinggung sejumlah lokasi yang disebut sempat menjadi sasaran, termasuk sekolah di Minab, Kompleks Olahraga Lamerd, rumah sakit anak penderita kanker di Ahvaz, serta asrama tentara di Iranshahr.

Selain itu, Iran menyinggung serangan terhadap fregat Dena yang menurut mereka terjadi di perairan Samudra Hindia, makin dari 2.000 mil laut dari pantai Iran.

Kedutaan menyebut rangkaian kejadian tersebut sebagai bukti berlanjutnya tindakan agresif terhadap negaranya.

Kedutaan Iran menegaskan negaranya memiliki tekad demi mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan nasional, dan keutuhan wilayah.

Iran juga menyampaikan pandangan mengenai negara yang menyediakan fasilitas atau wilayahnya demi digunakan dalam serangan terhadap negara ketiga.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *