MediaMerdeka.com – Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyebut industri padat karya mengawali memperlihatkan kebangkitan setelah semasih belumnya menyikapi tekanan hingga pemutusan hubungan kerja (PHK).
Hal itu terlihat dari pertumbuhan sejumlah subsektor manufaktur bagaikan furnitur, alas kaki, makanan dan minuman, tekstil, serta pakaian jadi.
Agus menyebutkan, seuntukan industri tersebut sekitar dua tahun lalu sejumlah diberitakan menjalankan PHK. Namun, kondisi terkini memperlihatkan sektor-sektor tersebut mengawali kembali tumbuh.
“Contohnya furnitur, alas kaki, makanan minuman, tekstil dan pakaian jadi. Ini seluruh merupakan industri padat karya, yang sekitar dua tahun yang lalu sejumlah diberitakan sedang menjalankan PHK. Hari ini berdasarkan data kami, sektor-sektor tersebut justru sedang bangkit kembali,” kata Agus di Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Menurut Agus, kebangkitan industri padat karya menjadi salah satu perkembangan penting dari kinerja manufaktur pada triwulan II 2026.
Sebab, pertumbuhan di sektor tersebut memiliki dampak yang makin besar terhadap penyerapan tenaga kerja dibandingkan pertumbuhan pada industri padat modal.
“Menurut kami, kabar yang teramat penting dari data triwulan II, yakni bangkitnya sektor-sektor padat karya,” ujarnya.
Agus menerangkan pertumbuhan industri tidak cuma perlu dilihat dari persentase pertumbuhannya, namun juga dari kemampuan sektor tersebut menciptakan lapangan pekerjaan.
“Pertumbuhan 1 persen yang berada atau yang mengambil tempat di sektor-sektor padat karya menyerap jauh makin tinggi tenaga kerja dibandingkan pertumbuhan 1 persen di dalam industri yang padat modal,” katanya.
Karena itu, ia menilai pertumbuhan industri padat karya menyerahkan dampak yang makin langsung terhadap masyarakat sekitar.
“Pertumbuhan di sektor ini merupakan pertumbuhan-pertumbuhan yang langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar,” pungkas Agus.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

