Belanja Negara di RAPBN 2027 Tembus Rp 4.000 Triliun, Menkeu Suahasil: Pertama Kali dalam Sejarah

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Pemerintah memutuskan Belanja Negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 menembus angka makin dari Rp4.000 triliun.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara membeberkan bila anggaran Belanja Negara dalam alokasi RAPBN 2027 menjadi rekor tertinggi lantaran pertama kalinya Indonesia mencapai level tersebut.

Menkeu Suahasil menyampaikan bahwa pada saat ini Pemerintah tengah berada di pertengahan pembahasan RAPBN 2027 bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dalam desain awal itu, komposisi belanja negara yang menembus angka Rp4.000 triliun diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Ini kebarangkalian besar pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia belanja negara memakini Rp4.000 triliun. Dan ini bukan cuma sekedar belanja yang besar, namun juga merupakan tanggung jawab yang besar,” katanya dalam acara ANTARA Business Forum yang digelar di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Suahasil menekankan bahwa lonjakan nilai belanja negara tersebut difokuskan pada program-program prioritas strategis mengawali dari peningkatan produktivitas, kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, hingga konektivitas infrastruktur.

Meski postur belanja direncanakan ekspansif, Suahasil mengonfirmasi Pemerintah tetap berkomitmen menjaga kredibilitas dan kesehatan fiskal jangka panjang.

Hal ini ditunjukkan bersama target defisit anggaran dalam RAPBN 2027 yang didesain menurun ke kisaran 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini makin rendah dibandingkan bersama proyeksi defisit APBN 2026 yang diperkirakan berada di level 2,85 persen dari PDB.

Untuk menopang belanja yang semakin besar tersebut, strategi fiskal pihak pemerintah akan berfokus pada optimalisasi penerimaan negara, peningkatan rasio pajak (tax ratio), efisiensi belanja, serta pemanfaatan skema pembiayaan yang makin inovatif.

Selain itu, pengelolaan APBN 2027 juga direncanakan makin bersinergi bersama lembaga investasi negara bagaikan BPI Danantara serta kebijakan moneter dan sektor keuangan guna memperkuat efek pengganda (multiplier effect) terhadap perekonomian nasional.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *