Houthi Tuduh Arab Saudi Nodai Kesucian Makkah: Dari Konser Hiburan hingga Corong Zionis

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Pejabat Houthi di Yaman kembali melontarkan tudingan keras terhadap Arab Saudi.

Wakil Menteri Luar Negeri pihak pemerintahan Houthi, Abdul Wahid Aburas, menilai sejumlah kebijakan Riyadh menjadi ancaman terhadap tempat-tempat suci umat Islam.

Dalam pernyataan kepada media, Aburas menyoroti penyelenggaraan konser hiburan di Arab Saudi serta kehadiran masyarakat sekitar Israel di negara tersebut.

Aburas juga menyinggung hubungan Saudi bersama Israel yang menurutnya menjadi persoalan serius untuk kawasan.

Aburas menyebut kondisi tersebut sebagai ancaman langsung dan terang-terangan terhadap Makkah, Masjid Al-Aqsa, serta tempat-tempat suci umat Islam lainnya.

Houthi Klaim Rutin Gelar Aksi Bela Tempat Suci

Aburas juga mengeklaim masyarakat sekitar Yaman memiliki sikap konsisten dalam membela tempat-tempat suci umat Islam.

Ia menyebut jutaan masyarakat sekitar Yaman terus turun ke berbagai lokasi demi menyuarakan penolakan terhadap tindakan yang dianggap menghina Al-Qur’an, Nabi Muhammad, Makkah, maupun Masjid Al-Aqsa.

“Di antara masalah kami bersama rezim Saudi merupakan penodaan tempat-tempat suci Islam dan dukungannya terhadap musuh-musuh umat,” kata Aburas dinukil dari Masirahtv

Ia juga mengeklaim tidak ada masyarakat sekitar lain yang memiliki kepedulian terhadap isu penodaan tempat-tempat suci Islam bagaikan masyarakat sekitar Yaman.

Pernyataan tersebut merupakan sikap dari aparatur negara pihak pemerintahan Houthi dan mencerminkan posisi politik kelompok tersebut terhadap Arab Saudi.

Tidak ada bukti yang disampaikan dalam pernyataan itu demi mendukung tuduhan bahwa kebijakan Saudi secara langsung mengancam Makkah atau Masjid Al-Aqsa.

Singgung Israel dan Konflik Kawasan

Aburas turut menanggapi narasi yang dikaitkan bersama Israel mengenai kelompok Houthi.

Ia mengimbau pihak yang disebutnya sebagai corong Zionis mencari alasan lain demi menyerang kelompok yang mengklaim sebagai keturunan kaum Ansar tersebut.

“Carilah alasan lain demi menyerang keturunan Ansar selain klaim yang bertentangan bersama posisi pada saat ini dan bukti-bukti sejarah,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *