Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Ketegangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama media kembali mencuat di tengah Sidang Umum PBB ke-81.

Kali ini, Trump terlibat momen tegang bersama Kepala Koresponden Gedung Putih CNN, Kaitlan Collins, saat tiba di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York.

Trump tampak terkejut ketika menyaksikan Collins berada di antara para jurnalis yang menunggunya.

Ia lalu mempertanyakan kehadiran CNN yang tetap meliput aktivitasnya di PBB.

“Saya terkejut CNN berada di sini demi meliput saya,” kata Trump kepada Collins dikutip dari AFP.

Collins lalu menjawab singkat, “Perserikatan Bangsa-Bangsa mengizinkan kami masuk, Pak.”

Trump lalu membalas, “Anda sewajibnya tidak berada di sini demi meliput saya. Anda menyebutkan tidak akan meliput saya. Anda sewajibnya tidak meliput.”

Momen tersebut terjadi semasih belum Trump menyampaikan pidato di hadapan para pemimpin dunia dalam Sidang Umum PBB.

Collins semasih belumnya sempat mengajukan pertanyaan mengenai perang Amerika Serikat bersama Iran, namun Trump tidak menyerahkan jawaban langsung mengenai kapan konflik tersebut akan berakhir.

CNN Tetap Bisa Meliput Trump

Kehadiran Collins di PBB berkaitan bersama status akreditasi media di lembaga internasional tersebut.

CNN tetap dapat meliput agenda PBB meskipun pihak pemerintahan Trump semasih belumnya membatasi akses jaringan tersebut di Gedung Putih.

Pada 18 September 2026, Trump mengumumkan larangan terhadap CNN, MS NOW, dan Politico demi menjalankan peliputan dari lingkungan Gedung Putih.

Trump menyebut ketiga media tersebut terlalu kerap menciptakan laporan yang ia kategorikan sebagai fake news.

CNN membantah alasan tersebut dan menegaskan akan tetap menjalankan tugas jurnalistiknya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *