Somasi Tak Ditanggapi, Hari ini Gus Ipul Laporkan 3 Orang ke Polisi Terkait Tuduhan Korupsi

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Wakil Ketua Umum PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul akan menginformasikan tiga orang yang menuduh ada praktik suap dan aliran dana korupsi ke arena Muktamar ke-35 NU. Langkah hukum ini ditempuh, lantaran somasi yang dilayangkan tidak direspons.

“Jadi somasi telah dilayangkan kepada tiga orang oleh penasihat hukum kami. Selama lima hari masih belum ada jawaban, maka per pada hari ini atau esok hari penasihat hukum kami akan menindaklanjuti bersama menginformasikan ke kepihak kepolisianan. Jadi kita tindaklanjuti dan kita minta apa yang telah dinyatakan itu dibuktikan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Gus Ipul melalui kuasa hukumnya pada Rabu, 30 September lalu, telah melayangkan somasi kepada tiga orang berkaitan bersama sejumlah pernyataan mengenai dugaan aliran uang, suap atau riswah, operasi uang dalam Muktamar NU, hingga pengaitan bersama uang hasil korupsi. Ketiga orang yang disomasi merupakan HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy (Lilur), Asep Saifuddin, dan Musta’in Syafi’i.

Upaya hukum ini menurut Gus Ipul penting demi dilakukan lantaran menyangkut nama baik sejumlah pihak serta organisasi, sekaligus pembelajaran untuk seluruh agar senantiasa bersikap bijak dan bertanggungjawab dalam menyampaikan kritik di ruang publik. Dia menyebut, laporan secara resmi akan dilayangkan ke Bareskrim Polri.

“Jangan sampai pernyataan-pernyataan yang tidak ada buktinya itu dipercaya oleh publik dan merusak Muktamar yang telah berjalan bersama baik. Kita seluruh tahu Muktamar berjalan bersama baik, menghasilkan keputusan-keputusan yang diterima oleh seluruh pihak. Jadi tuduhan-tuduhan itu perlu diluruskan. Jangan sampai dianggap sebagai sebuah kebenaran,” katanya.

Gus Ipul yang juga menjadi ketua panitia pusat Muktamar ke-35 NU di Jombang tersebut mengimbuhkan bahwa pihaknya tidak antikritik. Hal-hal yang disampaikan sesuai fakta akan ditindaklanjuti sebagai upaya perbaikan untuk pribadi dan organiasasi, namun tudingan-tudingan yang berisi fitnah juga wajib dipertanggungjawabkan.

“Kami terima saran dan kerapkali juga kami memperoleh kritikan-kritikan yang dapat jadi tidak sesuai kenyataan. Tapi demi hal-hal yang dapat merusak nama baik, dapat menurunkan kepercayaan kepada orang lain, perlu diklarifikasi dan perlu dilakukan tabayun lewat proses hukum. Jadi jalan yang kami pilih merupakan jalan yang memang dijamin oleh konstitusi. Cara yang baik, cara yang ini diharapkan sama-sama menyerahkan satu bukti. Tidak asal bicara, tidak asal ngomong, apalagi sekali lagi ini menyangkut hal yang amat sensitif,” tegasnya.

Semasih belum mengakhiri pernyataannya, Gus Ipul kembali menegaskan bahwa tuduhan-tuduhan yang disampaikan tiga orang di atas serta sejumlah pihak lain terkait aliran dana ilegal serta praktik-praktik suap di arena Muktamar ke-35 NU, sama sekali tidak benar.

“Jadi saya ingin tegaskan sekali lagi, saya tentukan tidak ada uang hasil korupsi yang mengalir ke arena Muktamar maupun kepada pihak-pihak yang terlibat di dalam Muktamar. Saya tentukan itu,” pungkasnya. ***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *