Baja Indonesia dikenakan Bea Masuk 50 Persen di AS hingga Inggris

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto membeberkan bahwa produk baja asal Indonesia menyikapi hambatan perdagangan yang ketat di pasar global.

Disebutnya, baja asal Indonesia dikenakan tarif masuk hingga 50 persen di Amerika Serikat, Eropa, dan Inggris.

Airlangga menerangkan, komoditas baja kini dikategorikan sebagai komoditas strategis yang tidak cuma digunakan demi kebutuhan sipil, namun juga militer dan ruang angkasa.

Oleh lantaran itu, negara-negara maju menaruh perhatian besar demi menjaga kelangsungan industri baja di dalam negeri masing-masing.

“Akibatnya untuk Indonesia sendiri sebetulnya amat straightforward, di mana mereka dalam tanda petik tidak dapat bersaing bersama Indonesia, mereka mengenakan biaya masuk demi steel 50 persen di Amerika,” ujar Airlangga dalam pidatonya pada agenda Big Downstream Insights 2026 di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, Eropa juga tidak mau kalah, steel dari Indonesia juga 50 persen.

“Inggris juga enggak mau kalah, steel dari Indonesia 50 persen,” imbuh dia.

Ia menyayangkan, langkah proteksionis tersebut justru diambil oleh negara-negara maju yang selama ini mengklaim mendukung perdagangan multilateral dan menjadi untukan dari Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

“Dan juga mereka menjadi untukan daripada yang mengimbau seluruh negara bergabung dalam WTO. Namun pada saat mereka mengenakan mereka mengambil langkah cepat saja,” katanya.

Menghadapi situasi ini, Airlangga menilai Indonesia perlu mengambil langkah-langkah penyeimbang yang serupa.

“Untuk menjaga agar industri kita tetap kompetitif. Dan pasar di dalam negeri juga dapat dinikmati oleh produsen-produsen yang ada di dalam negeri yang dibutuhkan untuk kita demi penciptaan lapangan kerja, dan demi pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *