Survei: 67 Persen Percaya dan 65,4 Persen Puas Kinerja Pemerintah, Apa Alasannya?

admin
By
admin
4 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI) memperlihatkan 67 persen publik percaya pihak pemerintah mampu menjalankan tugas bersama baik. Meski demikian, masyarakat sekitar masih menyoroti sejumlah persoalan yang perlu dalam waktu dekat diberakhirkan pihak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, mengawali dari kemiskinan, mahalnya harga kebutuhan pokok, hingga korupsi.

Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno memaparkan, tingkat kepercayaan tersebut terdiri dari 0,9 persen responden yang menegaskan amat percaya dan 66,1 persen yang menegaskan percaya.

Sementara itu, responden yang menegaskan tidak percaya mencapai 18,8 persen dan amat tidak percaya 5,6 persen. Adapun 8,6 persen lainnya menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.

Adi menyebutkan, meski mayoritas publik percaya terhadap pihak pemerintah, ada sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian masyarakat sekitar. Persoalan tersebut terutama berkaitan bersama kemiskinan dan kondisi ekonomi, disusul mahalnya harga sembako, korupsi, sulitnya memperoleh pekerjaan, hingga penyaluran bantuan sosial yang dinilai masih belum merata.

Masyarakat juga menyoroti kondisi infrastruktur, terutama jalan yang masih sejumlah rusak.

“Ini merupakan sejumlah top of mind dari masalah-masalah penting yang menurut responden yang kita wawancara sejumlah waktu yang lalu, mengawali dari soal kemiskinan, lalu harga sembako yang dinilai mahal, korupsi, dan seterusnya dan seterusnya,” kata Adi dalam paparan hasil survei secara daring, Minggu (18/10/2026).

Menurut Adi, memasuki tahun kedua pihak pemerintahan Prabowo menjadi momentum penting untuk pihak pemerintah demi membenahi sektor-sektor yang masih dinilai bermasalah oleh masyarakat sekitar.

Di sisi lain, survei PPI juga mencatat sejumlah program pihak pemerintah yang dinilai positif oleh publik. Program tersebut antara lain bantuan sosial (bansos), Sekolah Rakyat, dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Tentu terlepas dari pro dan kontra dan kritiknya, MBG masih menempati ranking yang ketiga yang dinilai sebagai program prioritas yang dinilai baik oleh publik.

Selain itu, masyarakat sekitar menilai positif program sekolah gratis hingga perguruan tinggi, cek kesehatan gratis, serta program di sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan.

Adi juga menyebut pemberian beasiswa, pembangunan infrastruktur, dan pemberantasan korupsi sebagai program yang dinilai baik oleh publik.

“Ini merupakan sektor dan program-program pihak pemerintah yang dinilai teramat bagus, termasuk juga merupakan soal pemberian beasiswa dan pendidikan, pembangunan infrastruktur, dan muncul kembali yakni merupakan soal bagaimana pemberantasan korupsi yang dinilai cukup menyerahkan harapan lantaran pemberantasannya cukup masif dan dinilai telah menyelamatkan begitu sejumlah aset-aset negara,” tutur Adi.

Selain tingkat kepercayaan, survei PPI mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pihak pemerintah mencapai 65,4 persen. Angka tersebut terdiri dari 6,8 persen responden yang menegaskan amat puas dan 58,6 persen yang menegaskan puas.

Sebaliknya, responden yang menegaskan tidak puas mencapai 25,7 persen dan amat tidak puas 6,8 persen. Adapun 2,1 persen lainnya menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.

PPI juga mencatat sejumlah alasan yang menciptakan masyarakat sekitar puas terhadap kinerja pihak pemerintah. Di antaranya, bantuan sosial yang dinilai semakin sejumlah, penangkapan sejumlah koruptor, serta pelaksanaan berbagai program pihak pemerintah.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *