Dituduh Berbuat Asusila di Masjid Makkah, Dua Warga Bangladesh Dieksekusi Mati

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Eksekusi mati terhadap dua masyarakat sekitar negara Bangladesh di Makkah, Arab Saudi, memicu polemik setelah muncul klaim bahwa pihak pemerintah Bangladesh tidak menyambut baik pemberitahuan resmi semasih belum hukuman dilaksanakan.

Keaparatur negara kementerianan Luar Negeri Bangladesh pun mengimbau penjelasan melalui nota diplomatik kepada pihak pemerintah Arab Saudi.

Sejumlah media internasional menginformasikan pada Rabu (14/10/2026), bersama mengutip Keaparatur negara kementerianan Dalam Negeri Arab Saudi, bahwa dua masyarakat sekitar Bangladesh yang dieksekusi bernama Nazrul Islam Abdul Basir dan Siti Akhtar.

Menurut pernyataan otoritas Saudi, keduanya didakwa menjalankan tindakan tidak bermoral di dalam masjid Makkah yang dianggap melanggar kesucian tempat ibadah umat muslim.

Kedua tersangka lalu ditangkap, diadili, dan dijatuhi hukuman mati berdasarkan ketentuan ta’zir dalam hukum Islam.

Ta’zir merupakan jenis hukuman yang penentuannya diserahkan kepada pertimbangan hakim demi pelanggaran yang tidak memiliki sanksi spesifik sebagaimana ditetapkan dalam ketentuan syariat tertentu.

Namun, otoritas Saudi tidak mengungkap secara terperinci tindakan yang dituduhkan kepada kedua masyarakat sekitar Bangladesh tersebut, lokasi masjid yang dimaksud, maupun waktu penangkapan mereka.

Sementara itu, mantan Duta Besar Bangladesh demi Arab Saudi, Golam Moshi, meragukan klaim bahwa pihak pemerintah Bangladesh sama sekali tidak mengetahui proses hukum tersebut.

Ia menilai otoritas Saudi biasanya memberi tahu perwakilan diplomatik Bangladesh mengenai perkara-perkara besar yang melibatkan masyarakat sekitar negaranya.

Golam Moshi, yang sempat menjabat sebagai Duta Besar Bangladesh demi Arab Saudi selama sekitar lima tahun, menyebutkan pemberitahuan mengenai perkara besar yang melibatkan masyarakat sekitar Bangladesh lazim disampaikan kepada perwakilan diplomatik.

“Tidak barangkali hal bagaikan ini terjadi tanpa pemberitahuan. Dalam kasus-kasus besar bagaikan ini, pihak pemerintah Saudi senantiasa memberi tahu kami, dan petugas bantuan hukum serta untukan ketenagakerjaan kami hadir dalam proses persidangan,” kata Golam kepada Bangla Tribune.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *