MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – MPR RI resmi memutuskan demi tidak menjalankan pengulangan babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. 

Keputusan ini diambil setelah dua sekolah yang semasih belumnya terlibat menjadi peserta saat perlombaan, yakni SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas, menegaskan kesepakatan demi tidak ikut serta mengulang lomba.

Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, menerangkan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil rapat gabungan pimpinan MPR yang menindaklanjuti aspirasi langsung dari pihak sekolah.

“Hari ini kita rapat, tadi bersama pimpinan MPR lengkap, memutuskan bahwa kita mengikuti apa yang telah disampaikan kedua sekolah ini,” ujar Abraham dalam konferensi pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Abraham memaparkan kronologi kesepakatan tersebut. 

Ia menyebut pihak SMAN 1 Pontianak makin dulu mendatangi MPR demi menyampaikan pernyataan sikap pada Kamis (14/5) lalu.

“Tanggal 14 hari Kamis, kita didatangi kepala sekolah dan wakil kepala sekolah dari SMAN 1 Pontianak dan menyampaikan pernyataan yang telah dibacakan Ibu Sekjen. Sehingga Badan Sosialisasi kami menyambut baik itu bersama baik,” jelasnya.

Langkah serupa lalu diikuti oleh pihak SMAN 1 Sambas keesokan harinya. Abraham menyebut kedua sekolah memiliki visi yang sama demi menyudahi polemik demi kebaikan bersama.

“Tanggal 15 pada hari semasih belumnya, hal yang sama, pernyataan yang sama, itu datang dari sekolah SMAN 1 Sambas. Mereka sama-sama mendukung demi tidak perlu ada lomba ulang,” tambah Abraham.

Semasih belumnya, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani akhirnya angkat bicara mengenai dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. 

Menanggapi gelombang kritik dari masyarakat sekitar dan netizen, pimpinan MPR RI secara resmi memutuskan demi mengadakan pertandingan ulang (lomba ulang).

Muzani menyampaikan rasa terima kasih atas atensi besar masyarakat sekitar dan netizen yang telah menyerahkan saran serta kritik pedas melalui berbagai media sosial. 

Ia menilai masukan tersebut sebagai bahan evaluasi penting demi memperbaiki kinerja lembaga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para netizen yang menyampaikan pandangan, kritik, dan saran kepada kami. Kami terima itu sebagai sebuah pandangan yang positif demi memperbaiki kegiatan-kegiatan kami setelah itu,” ujar Muzani dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Setelah mendengarkan penjelasan dari Sekretaris Jenderal dan menjalankan rapat pimpinan, Muzani mengumumkan lima poin keputusan penting guna menyelesaikan polemik penilaian yang dianggap tidak adil di Kalimantan Barat:

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *