Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membalas artikel kritik dari media asing The Economist. Ia menyebut bila media asal Inggris itu justru sewajibnya memuji Indonesia.

Menkeu Purbaya beralasan bila Pemerintah masih dapat mengendalikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), khususnya defisit. Menurutnya, pada saat ini mereka menjaga defisit APBN tidak tembus 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

“Kan fiskal kita dapat dikendalikan di bawah 3 persen dari PDB. Tahun lalu bukan 2,9 persen loh, 2,8 persen dari PDB defisitnya. Jadi, enggak ada masalah,” katanya di Pangkalan aparat TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin (18/5/2026).

Menkeu Purbaya pun membalas The Economist demi membandingkan kondisi RI bersama negara-negara di Eropa, khususnya defisit anggaran hingga utang. Ia menyebut bila negara di sana mendekati 100 persen dari PDB.

Sedangkan di Indonesia, rasio utang masih 40 persen terhadap PDB. Purbaya justru mengimbau The Economist demi memuji Pemerintah.

“Jadi, bila The Economist memandang kebijakan fiskal kita berantakan, mereka suruh liat deh kebijakan-kebijakan negara Eropa berapa defisitnya, utangnya berapa. Itu mendekati 100 persen seluruh loh dari PDB. Kita masih 40 persen. Kita masih bagus. Harusnya The Economist muji kita,” pungkasnya.

Diketahui The Economist mengkritik sejumlah kebijakan pihak pemerintah yang dinilai berisiko terhadap stabilitas ekonomi dan demokrasi Indonesia.

Beberapa di antaranya belanja negara yang dinilai terlalu besar dan berpotensi membebani fiskal negara, risiko pelemahan disiplin fiskal akibat program prioritas pihak pemerintah yang membutuhkan anggaran besar, hingga campur tangan negara dalam aktivitas ekonomi nasional.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *