MediaMerdeka.com – Tabir gelap di balik pertikaian maut yang melibatkan selebgram Muhammad Imran Ali alias Woodyrman (MIA) mengawali terungkap.
Polisi membeberkan fakta baru bahwa pihak korban, MHF (30), sempat mengirimkan pesan suara (voice note) berisi tantangan berkelahi semasih belum insiden berdarah itu terjadi.
Warga negara Brunei Darussalam tersebut diketahui mengirimkan pesan suara kepada tersangka setelah terjadi ketegangan di antara keduanya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menerangkan bahwa hal ini bermula dari kesalahpahaman antara Woodyrman bersama salah seorang saksi.
MHF, yang berniat membela saksi tersebut, justru terlibat adu mulut hebat bersama Woodyrman.
“Semasih belum kejadian, pihak korban juga sempat mengirimkan pesan suara atau voice note yang bernada tantangan berkelahi,” kata Budi kepada wartawan, Kamis (28/5/2026).
Suasana semakin tak terkendali saat keduanya bertemu tatap muka. Kondisi diperparah lantaran tersangka saat itu tengah berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.
Dalam puncak emosinya, Woodyrman melayangkan hantaman fatal ke arah pihak korban.
“Dalam kondisi emosi, tersangka lalu menjalankan pemukulan satu kali ke arah kepala pihak korban memakai tangan kanan yang saat itu memegang paper bag berisi botol minuman.
Rekaman amatir yang memperlihatkan detik-detik cekcok hingga pihak korban tersungkur di jalanan sempat viral dan menggegerkan jagat maya.
MHF sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) demi menjalani perawatan intensif akibat luka serius di kepala. Namun, takdir berkata lain; setelah berjuang selama sejumlah hari, pria asal Brunei itu dinyatakan meninggal dunia pada 16 Mei 2026.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

