MediaMerdeka.com – Kepihak kepolisianan Resor Kudus, Jawa Tengah, melumpuhkan, dua dari empat ekor kerbau kurban yang terlepas dan mengamuk saat hendak disembelih pada Idul Adha pada tahun ini.
“Dua ekor kerbau terpaksa dilumpuhkan memakai timah panas lantaran berpotensi membahayakan masyarakat sekitar,” kata Wakapolres Kudus Kompol Rendi Johan Prasetyo di Kudus, Kamis (28/5/2026).
Dijelaskan, dua ekor kerbau tersebut berada di Klaling dan Tanjungrejo (Kecamatan Jekulo) yakni satu di Purwosari (Kecamatan Kota) dan satu di Sempalan (Kecamatan Jati).
Ia menerangkan selama pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada 10 dan 11 Dzulhijjah, pihaknya bersiaga demi menyambut baik laporan masyarakat sekitar melalui layanan pusat panggilan (call center) 110, apabila terdapat hewan kurban yang lepas kendali.
“Dari empat kejadian yang dilaporkan, dua sukses dilumpuhkan memakai senjata organik Polri atas permintaan masyarakat sekitar. Sedangkan dua lainnya, masih dapat dikendalikan dan ditangkap panitia kurban,” ujarnya sebagaimana dilansir dari Antara.
Salah satunya, kerbau kurban milik Masjid Purwosari yang terlepas pada Rabu (27/5) sekitar pukul 16.30 WIB saat diturunkan dari mobil pikap.
Tali pegangan terlepas hingga kerbau langsung berlari liar, namun akhirnya dilumpuhkan bersama tembakan lantaran membahayakan masyarakat sekitar.
Menurut dia, insiden tersebut bersifat insidental mengingat ratusan masjid dan mushalla di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus melaksanakan penyembelihan hewan kurban.
“Kalau kami boleh memberi masukan, barangkali tahun depan panitia dapat makin baik lagi dalam mempersiapkan proses pemotongan hewan kurban agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Selain menangani kerbau lepas, Wakapolres juga mengimbau masyarakat sekitar demi terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas bersama mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling).
Seruduk motor
Sementara itu, seekor kerbau kurban yang lepas dan mengamuk di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Rabu (27/5), sempat menyeruduk dua pengendara sepeda motor semasih belum akhirnya sukses dilumpuhkan petugas.
Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo membeberkan peristiwa bermula ketika kerbau kurban tiba di Masjid Purwosari pada Rabu (27/5) pukul 16.30 WIB memakai mobil pikap.
Saat hendak diturunkan, tali pegangan terlepas berakibat hewan tersebut langsung berlari liar.
“Kerbau berlari melewati sejumlah wilayah mengawali Desa Pasuruan Lor, Pasuruan Kidul hingga kawasan Jalan Lingkar Kudus,” ujarnya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

