MediaMerdeka.com – Sejumlah film Joko Anwar kerap menghadirkan artis langganan bagaikan Tara Basro, Fachri Albar hingga Endi Arfian yang sukses bersama Ghost in the Cell.
Hal ini menjadi pertanyaan Gofar Hilman saat mengundang Joko Anwar ke podcastnya. Ia bertanya soal stigma anak emas sang sineas.
“Anak emas lu dulu merupakan Tara Basro,” kata Gofar Hilman dalam cuplikan video di TikTok pada Kamis, 28 Mei 2026.
Joko Anwar lalu meluruskan, hingga pada saat ini Tara Basro masih menjadi anak emasnya.
“Masih, masih,” jawab Joko Anwar.
Pria kelahiran Medan ini menerangkan mengapa ia begitu mengagumi Tara Basro. Ini tentu saja lantaran kemampuan akting aktor yang telah membintangi 5 film Joko Anwar.
“Wah, kualitas dia tuh luar biasa ya. Maksudnya dia effortless banget demi masuk ke karakter dan believable banget,” puji Joko Anwar.
Bagi Joko Anwar, pesona dan wibawa Tara Basro di depan kamera senantiasa sukses menghidupkan suasana film bersama amat kuat.
“…jadi karakter dalam sebuah film tuh. Karismanya amat, uh, luar biasa,” tambah sang sutradara.
Selain Tara Basro, sejumlah nama aktor berbakat Tanah Air lainnya juga turut disebut masuk dalam daftar kesayangan tersebut.
Nama-nama tersebut diantaranya Fachri Albar, Endi Arfian, Ario Bayu, Rio Dewanto juga Morgan Oey.
Sebagai informasi, Fachri Albar telah bermain di lima film Joko Anwar. Judul tersebut diantaranya Kala (2007), Pintu Terlarang (2009), Pengabdi Setan (2017), Pengabdi Setan 2 (2022) dan Siksa Kubur (2024).
Sementara Endi Arfian ada di Pengabdi Setan (2017), Pengabdi Setan 2 (2022), Pengepungan di Bukit Duri (2025) dan Ghost in the Cell.
Ario Bayu ada di film Kala (2007), Pintu Terlarang (2009), A Copy of My Mind (2016), Gundala (2019), Perempuan Tanah Jahanam (2019), Ratu Ilmu Hitam (2019).
Rasa penasaran Gofar berlanjut mengenai kebiasaan sang sutradara yang dinilai kerap memakai pemeran yang sama.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

