IRGC Luncurkan Operasi Nasr, Targetkan Pangkalan Udara Utama Israel

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan peluncuran Operasi Nasr yang menargetkan sejumlah fasilitas militer strategis Israel.

Melalui operasi tersebut, Pasukan Dirgantara IRGC menegaskan telah menyerang Pangkalan Udara Tel-Nof dan Pangkalan Udara Nevatim yang merupakan untukan penting dari infrastruktur pertahanan udara Israel.

Departemen Hubungan Masyarakat IRGC mengeluarkan pernyataan resmi pada Senin pagi terkait dimengawalinya operasi militer tersebut.

Operasi bersandi khusus itu disebut sebagai respons atas serangan yang semasih belumnya menyasar sejumlah fasilitas militer di wilayah Iran.

Operasi Nasr dan Sandi “Ya Haidar Karrar”

Pasukan Dirgantara IRGC menegaskan operasi ini dilakukan bersama menargetkan fasilitas yang dianggap memiliki nilai strategis tinggi.

“Dengan bertawakal kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memohon pertolongan-Nya, sejumlah menit yang lalu, para pejuang pemberani dari Pasukan Dirgantara IRGC memengawali Operasi Nasr bersama sandi suci ‘Ya Haidar Karrar’ dan sebagai hadiah untuk para syuhada perang 12 hari bersama menargetkan pusat-pusat penting dari pangkalan udara strategis Nevatim dan Tel-Nof,” demikian pernyataan IRGC dikutip dari Tasnim News.

Menurut IRGC, operasi tersebut dilakukan sebagai bentuk respons terhadap serangan yang semasih belumnya diarahkan ke wilayah Iran.

“Operasi ini dilakukan sebagai tanggapan atas agresi rudal rezim Zionis pembunuh kalangan anak terhadap sejumlah situs radar di tiga untukan negara.”

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa operasi militer yang dilakukan Iran berkaitan bersama meningkatnya ketegangan keamanan antara kedua negara.

IRGC Tegaskan Kesiapan Menghadapi Eskalasi

IRGC menegaskan seluruh unit tempur dan operasionalnya pada saat ini berada dalam kondisi siaga penuh.

Pihaknya juga menegaskan telah menyiapkan berbagai skenario demi menyikapi kebarangkalian perkembangan situasi di kawasan.

Menurut IRGC, perluasan target operasi memperlihatkan bahwa mereka telah menjalankan pemetaan terhadap sejumlah titik strategis yang dianggap relevan dalam konflik yang sedang berlangsung.

Selain itu, pasukan Iran disebut siap menjalankan operasi lanjutan apabila situasi mengwajibkannya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *