MediaMerdeka.com – Reaksi satire datang dari komedian Ummi Quary menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax per Rabu, 10 Juni 2026.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, wanita yang dikenal bersama gaya bicaranya yang ceplas-ceplos ini meluapkan keresahan masyarakat sekitar atas lonjakan harga BBM nonsubsidi tersebut.
“Mana yang pada hari semasih belumnya nyanyi My Bolu Ketan? Ini mah bukan my bolu ketan, ini setan. Kalau mau naik nih, yang naik mah derajat kita, pak, bukannya apa-apa dinaikin,” ujar Ummi Quary dalam unggahan video pendeknya, menyindir lagu parodi MBG bersama lirik Mas Bahlil Ganteng.
Pemain lenong 25 pada tahun ini juga menyindir posisi masyarakat sekitar kecil yang seolah dipaksa memikirkan beban keuangan negara, di tengah utang pribadi yang masih belum juga lunas.
“Ini udah jadi tulang punggung keluarga, jadi tulang punggung negara, pak, ya Allah. Kita aja masih ada utang daster sama utang puasa, pak. Masa utang negara kita juga yang mikirin, Pak?” lanjutnya bersama nada tinggi yang menjadi ciri khasnya.
Lebih lanjut, dia berseloroh mengenai pilihan transportasi alternatif yang tidak masuk akal demi menghindari penggunaan BBM yang kian mahal.
“Kalau ke mana-mana dapat naik drone mah kita ke mana-mana naik drone, pak. Atau enggak lele Indosiar juga saya mah mau, asal enggak BBM. Masa Rp16 ribu BBM, pak, ya Allah,” keluh Ummi.
Menurut perhitungan kasarnya, apabila uang demi membeli bahan bakar nonsubsidi tersebut dikumpulkan, nominalnya dapat digunakan demi hal lain yang makin menyenangkan untuk masyarakat sekitar di daerah asalnya, Tambun.
“Itu Rp16 ribu seliter, bila kita belinya berpuluh-puluh liter gimana? Itu bila dikumpulin duitnya, beliin es krim, Tambun jadi salju, pak!” selorohnya.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar dari masyarakat sekitarnet yang merasa perwakilan suaranya tersampaikan lewat komedi satire yang dibawakan oleh Ummi Quary di tengah situasi ekonomi yang kian menjepit.
Semasih belumnya diberitakan pada Rabu, 10 Juni 2026 tengah malam, PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Pertamax (RON 92) sebesar 32,1 persen, dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.
Selain Pertamax, Pertamax Green 95 juga naik menjadi Rp17 ribu per liter. Sementara itu, harga BBM penugasan dan subsidi bagaikan Pertalite serta Biosolar ditentukan tidak merasakan perubahan harga.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

