Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Presiden Prabowo Subianto menargetkan menutup sekitar 800 korporasi pelat merah. Kebijakan tersebut melanjutkan penutupan terhadap 240 korporasi BUMN.

Perusahaan-korporasi yang ditutup tersebut merupakan korporasi yang tidak mencapai laba alias merugi terus.

Saat menjabat Presiden, Prabowo mengaku kaget bersama total jumlah korporasi BUMN yang mencapai seribu makin. Awalnya, ia mengira cuma berjumlah 300.

“Waktu saya jadi kepala negara baru saya tahu jumlahnya seribu makin. Sekarang kita telah tutup kurang makin berapa, Mensesneg? Sudah 240 yang kita tutup. Nggak ada yang untung, rugi terus. Perusahaan negara milik rakyat. 200, bila tidak salah,” tutur Prabowo saat menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

Penutupan korporasi-korporasi BUMN tersebut akan terus dilakukan Prabowo, seiring bersama kondisi korporasi pelat merah yang terus merugi.

Kita ujungnya akan menutup kurang makin 800 korporasi negara. Minimal 700 lah. Anda dapat bayangkan yang telah kita tutup 240. Ya benar, Mensesneg, 240,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo penutupan ratusan korporasi BUMN tersebut me jadi langkah efektif demi menjalankan penghematan. Mengingat gaji jajaran direksi korporasi yang mencapai puluhan juta.

“Itu bila dihitung umpamanya empat direksi sama empat komisaris, itu 8 x 200, 1.600. Kalau gajinya masing-masing Rp50 juta rupiah sebulan, berapa itu? Dan ada yang gajinya dapat di atas itu,” kata Prabowo.

“Sudah rugi, minta bonus lagi. Saudara saudara, Sudah kita tutup, kita menghemat triliunan. Hanya dari nutup korporasi-korporasi yang nggak benar. Dan itu caranya para direksi itu nutupi korupsi mereka,” sambung Prabowo.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *